Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 291
- ItemPanduan karakterisasi Tanaman Leguminosa(Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, 2020-10) Endang Sutedi; Achmad Fanindi; Ganjar Hadiyanto Pratomo; SajiminBuku Panduan Karakterisasi Tanaman Leguminosa disusun sebagai pedoman teknis untuk melakukan karakterisasi tanaman leguminosa pakan ternak dalam rangka pengelolaan sumber daya genetik, pemuliaan tanaman, serta pendaftaran dan pelepasan varietas unggul di Indonesia. Panduan ini memuat metode pengukuran karakter kuantitatif dan pengamatan karakter kualitatif yang mencakup aspek morfologi dan agronomi, seperti asal-usul, tinggi tanaman, sifat tumbuh, karakter daun, batang, bunga, biji, potensi hasil, mutu hijauan, serta ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan formulir pendaftaran varietas lokal dan varietas hasil pemuliaan serta metode uji palatabilitas hijauan pada ternak. Kehadiran panduan ini diharapkan menjadi acuan bagi peneliti, pemulia tanaman, akademisi, penyuluh, dan instansi terkait dalam mendokumentasikan, melestarikan, serta mengembangkan sumber daya genetik leguminosa untuk mendukung peningkatan produktivitas peternakan dan keberlanjutan sistem pertanian di Indonesia.
- ItemPanduan Karakterisasi Rumput(Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, 2020-10) Achmad Fanindi; Sajimin; HarminiBuku Panduan Karakterisasi Rumput disusun sebagai pedoman teknis dalam melakukan karakterisasi rumput pakan ternak untuk mendukung pengelolaan sumber daya genetik, pemuliaan tanaman, serta proses pendaftaran dan pelepasan varietas rumput di Indonesia. Panduan ini memuat metode pengamatan karakter morfologi dan agronomi yang terstandar, meliputi asal-usul, sifat tumbuh, daun, batang, ruas, malai bunga, biji, potensi hasil, mutu hijauan, ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik, hingga tingkat ploidi. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan formulir pendaftaran varietas lokal dan varietas hasil pemuliaan serta metode uji palatabilitas tanaman pakan pada ternak. Kehadiran panduan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti, pemulia tanaman, akademisi, serta instansi terkait dalam mendokumentasikan, melestarikan, dan mengembangkan varietas rumput unggul sebagai sumber daya genetik nasional yang mendukung keberlanjutan sektor peternakan.
- ItemPerluasan Pasar Eksport Produk Unggas ke Singapura, Jepang dan Timur Leste(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2026-05) Direktorat Hilirisasi Hasil PeternakanMenteri Pertanian/ Kepala Bapanas melepas ekspor 545 ton produk unggas dan turunannya senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Ini bukti bahwa Indonesia tidak hanya swasembada ayam dan telur, tetapi juga mampu memperluas pasar ke tingkat global. Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, bukan hanya untuk karbohidrat, tetapi juga protein. Namun keseimbangan harga harus tetap terjaga dan peternak harus mendapat keuntungan yang optimal, sehingga surplus produksi tidak boleh membuat harga di tingkat peternak jatuh. Karena itu harus dikendalikan melalui penyerapan dalam negeri dan perluasan ekspor agar keseimbangan pasokan dan harga tetap terjaga. Kementerian Pertanian (Ditjend PKH) juga mempercepat layanan, sertifikat veteriner yang terbit hanya satu hari sehingga pelaku usaha bisa ekspor dengan lebih mudah dan cepat.
- ItemMenteri PPN/Kepala Bappenas Kunjungi Booth Ditjend PKH Di Pertemuan Strategis Internasional BRIN(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2026-05) Anggara, Sapta; Prasetyani, Angela SekarDalam rangka mendukung transformasi industri peternakan yang berkelanjutan serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi, dilaksanakan The International Strategic Meeting on Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO). Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk membahas pengembangan sektor peternakan berbasis inovasi dan keberlanjutan. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan pameran (booth exhibition) sebagai side event yang bertujuan untuk menampilkan berbagai produk unggulan, inovasi, serta peluang investasi di sektor peternakan. Pameran ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi hilirisasi produk peternakan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor.
- ItemDari Sumatera Barat ke Singapura: Langkah Nyata Menuju Ekspor Unggas(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2026-05) Ramdhani, RamdhaniUpaya memperluas pasar ekspor produk unggas terus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing subsektor peternakan Indonesia. Salah satu pasar yang dinilai potensial adalah Singapura, yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap produk pangan asal hewan, khususnya daging ayam. Namun demikian, negara tersebut juga dikenal menerapkan standar keamanan pangan yang sangat ketat, sehingga hanya pelaku usaha yang benar-benar memenuhi persyaratan yang dapat menembus pasar tersebut.