Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan by Title
Now showing 1 - 20 of 271
Results Per Page
Sort Options
- Item7 Kementerian Mengawasi Investor Peternakan(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2023-04) Susanti, IdhaPengawasan rutin terhadap investor telah dilakukan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), akan tetapi mulai Tahun 2023 Kementerian Investasi/ BKPM mengajak Kementerian terkait lainnya untuk melakukan pengawasan bersama. Pengawasan yang dimaksud adalah pemantauan dan monitoring terhadap pelaksanaan investasi terutama investasi oleh investor asing. Tujuan pelaksanaan pengawasan bersama antara lain adalah memberikan kenyamanan kepada investor supaya tidak didatangi oleh tim pemantauan dan monitoring berkali-kali karena jadwal antara kementerian yang berbeda-beda. Selain itu juga memberikan solusi bersama apabila ditemukan ada masalah yang harus dibahas bersama kementerian terkait lainnya, sehingga dapat dibahas secara bersama-sama dengan semua kementerian terkait.
- ItemAda Apa dengan Nitrit dan Sarang Burung Walet yang Dicuci(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2024-04) Hakim, Shofia NurulBurung walet hidup dan berkembang biak di kawasan tropis yang memiliki suhu udara dan curah hujan tertentu. Mereka jarang ditemui di Eropa, Amerika, dan Afrika, tapi banyak terdapat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja, dan Laos. Selain itu, mereka juga ada di beberapa negara lain seperti Singapura, Brunei Darussalam, Myanmar, India, Australia, Papua Nugini, dan Filipina. Tempat tinggal ideal burung walet adalah daerah yang lembab dengan banyak tempat bersarang, seperti gua, rumah kayu, pohon besar, atau jendela gedung.
- ItemAgribisnis itik turi Bantul(Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, 2005-09) Sarjono; Harwono, Rudy; Winarti, Erna
- ItemAnalisa Perkembangan Harga Komoditas Peternakan Strategis Pada Periode Triwulan 1 Tahun 2024(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2024-04) Wihantoro, PradiBerdasarkan Laporan Monitoring mingguan selama Triwulan I (Januari - Maret) 2024 Ditjen PKH, ketersediaan stok daging sapi/kerbau di awal bulan Januari 2024 mencapai 96.756 ton, produksi daging sapi/kerbau lokal sekitar 59.499 ton, produksi dari sapi/kerbau bakalan impor mencapai 30.026 ton (setara 110.986 ekor), dan impor daging sapi/kerbau 13.443 ton, ini menunjukkan kondisi ketersediaan daging selama Triwulan I dalam kondisi cukup aman karena sampai bulan Maret 2024 dari total ketersediaan dikurangi kebutuhan masih terdapat surplus daging sapi sebanyak 33.864 ton.
- ItemAnalisa Usaha Ayam Broiler Komersial(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2022-08) Susanti, Idha
- ItemAnalisis Feasibilitas Usaha Ternak Itik Mojosari Alabio(Balai Penelitian Ternak, 2006) I G.M. BudiarsanaAnalisis feasibilitas merupakan metode analisis ekonomi untuk menentukan kelayakan suatu kegiatan usaha. Analisis dilakukan pada pemeliharaan ternak itik Mojosari Alabio (MA) dengan populasi sebanyak 3000 ekor, yang dipelihara di kandang kelompok dengan jumlah 100 ekor/kelompok. Proyeksi dibuat untuk mengetahui biaya dan penerimaan yang dihasilkan selama 5 tahun dengan peiode produksi selama 18 bulan. Harga-harga yang digunakan pada analisis berdasarkan harga pasar yang diperoleh melalui survei pada bulan Agustus 2006. Proyeksi biaya-biaya yang terjadi yaitu terdiri dari biaya langsung, biaya tidak langsung dan biaya penyusutan. Penerimaan diperoleh dari penjualan telur dan itik afkir. Hasil menunjukkan bahwa jumlah dana yang dibutuhkan untuk memelihara itik sebanyak 3000 ekor yaitu sebesar Rp. 270.000.000,- dengan nilai IRR sebesar 27.12% dengan waktu pengembalian investasi (pay back period) berkisar 4 tahun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternakan itik pada skala 3000 ekor dinyatakan layak untuk diusahakan.
- ItemAnalisis Kinerja Perdagangan Sarang Burung Walet(Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, 2024) Penyunting: Saefudin dan Sri WahyuningsihSarang burung walet (SBW) merupakan salah satu komoditas peternakan yang menjadi sumber devisa nasional. Sarang burung walet merupakan hasil dari air liur burung walet yang saat ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan memiliki efek kesehatan yang baik. Permintaaan sarang burung walet di dalam negeri cenderung rendah namun permintaan sarang burung walet di luar negeri sangat tinggi, dan sejauh ini Indonesia telah mengekspor sarang burung walet ke 21 negara selama lima tahun terakhir. Di Indonesia, terdapat 18 provinsi penghasil sarang burung walet dengan potensi lebih dari 800 unit rumah walet per provinsinya, dan sebanyak 520 rumah walet yang telah diregistrasi di Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Ditjen PKH, 2020). Data produksi sarang burung walet nasional dan provinsi belum tersedia, namun dari berbagai sumber dapat dirangkum 4 provinsi yang dikenal sebagai penghasil sarang burung walet di Indonesia antara lain adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah.
- ItemAnalisis Pemasaran Komoditas Peternakan Unggulan Telur Ayam Ras Petelur(Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian/PPHP, 2012) Perpustakaan Sekretariat Jenderal Kementerian PertanianBuku analisa pemasaran komoditas unggulan telur ayam ras ini berisi hasil analisis perkembangan harga, produksi, populasi, konsumsi dan ekspor/impor. Analisa harga dilakukan menggunakan data harga tahun 2009 sampai dengan 2012, produksi tahun 2009 sampai dengan 2012, di 7 (tujuh) daerah yaitu : Bandung, Palembang, Medan, Padang, DIY, Pontianak, Surabaya. Analisis dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hashl kajian sebagai berikut: (1). Analisa Perkembangan harga bulanan komoditas Telur Ayam Ras. (2). Analisa Produksi Sentra, (3). Analisa korelasi, Analisa Variasi.
- ItemApakah Harga Daging Ayam di Konsumen Sudah Mengkhawatirkan?(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2025-12) Fuadi, M. Imron
- ItemApakah itu Investment Project Ready to Order (IPRO)?(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2023-08) Susanti, IdhaSampai saat ini realisasi investasi bidang peternakan belum mencapai 1% jika dibandingkan dengan total investasi di Indonesia. Untuk itu diperlukan berbagai upaya untuk menarik para investor untuk menanamkan modalnya di bidang peternakan.
- ItemAyam Gaosi-1 Agrinak(Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan, 2025) Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan
- ItemBahan ajar menangani susu(BBPP Batu, 2022-10-05) SSW, Endang; Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu"Susu merupakan bahan makanan yang sangat baik untuk anak yang sedang dalam pertumbuhan karena mengandung bahan-bahan seperti karbohidrat, lemak, protein dan mineral dalam proporsi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, karenanya sering disebut sebagai makanan yang sempurna. Susu juga kaya akan garam mineral terutama kalsium yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang pada anak. Selain bahan-bahan tersebut, susu juga mengandung semua vitamin-vitamin essensial untuk pertumbuhan, kesehatan dan reproduksi. Susu sapi tersusun dari air sekitar 87,3% dan bahan kering 12,7% yang terdiri dari: protein 3,2%, lemak 3,7%, laktosa sekitar 4,8%, non protein nitrogen 0,19% dan abu 0,7%. Protein terdiri dari kasein (sekitar 80 %), protein whey, dan imunoglobulin. Disamping sifat-sifat yang telah disebutkan, susu juga merupakan media yang baik untuk pertumbuhan berbagai jenis bakteri, sehingga susu mudah mengalami kerusakan. Usaha untuk memperkecil terjadinya kontaminasi dari lingkungan disekitar susu terus dilakukan seperti memperhatikan kebersihan dan sanitasi serta menekan perkembang biakan bakteri pada susu seperti penanganan susu yang bertujuan mempertahankan kualitas produk segar tetap prima sampai ketangan konsumen dengan menekan kerusakan sehingga memperpanjang daya simpan dan meningkatkan nilai ekonomis hasil peternakan. Penanganan di tempat pemerahan, menggunakan peralatan: (1). Ember susu, sebagai wadah penampungan susu yang diperah secara manual; (2). Saringan susu/Strainer, sebagai penyaring agar air susu benar-benar bersih dari benda-benda asing yang terikut pada waktu pemerahan (rambut, sel ephithel, kotoran lain); (3). Milk Can, sebagai alat menampung dan menyimpan sementara susu hasil pemerahan sebelum dikirim ke koperasi/MCC (Milk Collecting Center) yang jarak waktu tempuhnya tidak lebih 2 jam dari proses pemerahan; (4). Mesin pemerah susu, dengan mesin perah akan mengurangi kontak susu dengan tukang perah dan lingkungan kandang, sehingga susu hasil perahan lebih bersih dan higienis. Untuk melakukan penanganan susu segar di tingkat peternak, maka beberapa hal penting yang dilakukan, antara lain yang menyangkut orang yang langsung menangani pemerahan, peralatan yang digunakan, serta bahan-bahan kimia yang digunakan untuk sanitasi.
- ItemBangun Sinergi dan Inovasi, Ditjen PKH Warnai Nusantara Livestock & Poultry Expo 2025(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2025-12) Prasetyani, Angela Sekar
- ItemBarnabas Baitanu dan Yumina : Kisah Sukses Peternak dari Oelomin Kupang NTT(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2024-08) Supriyadi, Anton; Wiroi, AhmadKisah mereka dimulai pada tahun 1992 dengan modal yang sangat terbatas—hanya dua ekor ternak. Dari titik awal yang sederhana ini, Barnabas dan Yumina memulai usaha mereka dengan penuh semangat dan dedikasi. Meski tantangan banyak menghadang, ketekunan mereka membuat usaha peternakan ini berkembang pesat. Kini, di tahun 2024, mereka telah memiliki 50 ekor ternak, terdiri dari 20 ekor betina dan 30 ekor jantan, yang dirawat di lahan seluas 8 hektar. Lahan tersebut tidak hanya digunakan untuk tempat ternak, tetapi juga ditanami kebun lamtoro sebagai pakan alami bagi ternak mereka.
- ItemBBPTU HPT Baturraden sebagai Calon Center of Excellence Peternakan Organik(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2023-12) Marta, M. Muhaimin; Lestari, Gravita Puji
- ItemBelajar dari Denmark: Memahami Subsidi Sebagai Intervensi Pada Sektor Pangan dan Pertanian(Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan, 2025-09) Lestari, Lisa Dwi
- ItemBelajar dari Tom Burger: Dari 5 Juta Menjadi Omset Ratusan Juta Sebulan(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2023-08) Fuadi, M. ImronDunia kuliner Indonesia saat ini makin kian berkembang, dalam kondisi seperti saat sekarang ini, industri kuliner tetap tumbuh beradaptasi dengan keadaan pasca Covid 19. Kuliner terus memanjakan lidah para pecinta makanan di berbagai daerah di Indonesia. Berbagai pola penjualan baik offline maupun online terus digencarkan dalam mendongkrak penjualan.
- ItemBeternak Ayam Organik: Sehat, Aman, Berkah(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2022-08) Lastanto, Januar Andi
- ItemBimbingan Teknis Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Peternakan Tahun 2023(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2023-04) Winantoro, Raden Jatu; Kartika, TikaDirektorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan setiap tahunnya selalu konsisten untuk terus berupaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing usaha para peternak potensial, salah satunya melalui kegiatan Fasilitasi Sarana dan Prasarana Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan. Fasilitasi ini terutama ditujukan bagi kelompok peternak rakyat berskala usaha mikro kecil dan/atau menengah. Namun demikian, perlu sobat hilir ketahui bahwa untuk mengoptimalkan kegiatan fasilitasi tersebut perlu dukungan sumber daya manusia atau peternak yang kompeten untuk dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing pelaku usahanya, oleh sebab itu Direktorat PPHNak selain memberikan fasilitasi sarana prasarana juga melaksanakan Bimbingan Teknis.
- ItemBisnis Digital dengan Platform Investasi Peternakan Online(Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, 2022-12) Wihantoro, Pradi