Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Pengusahaan Dan Harga Pokok Gula Kelapa Hibrida Di Propinsi Lampung
(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1992-09) J.G. Kindangen dan H.F. Mangindaan
Pada umumnya kemampuan petani untuk meningkatkan nilai produksi kelapa dewasa ini masih sangat terbatas. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain karena teknologi yang dianut para petani belum banyak berubah.
Item
Pengaruh Curah Hujan Terhadap Produksi Buah Kelapa Di KP Kayuwatu
(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1992-09) C.M. Polnaja
Tanaman kelapa dapat tumbuh pada kondisi lingkungan yang beragam karena kemampuan beradaptasi tinggi. Kelapa tersebar pada daerah antara 20° LU dan 20° LS. Ada juga yang tumbuh pada 25° LU (Florida) dan 27° LS (Madagaskar) akan tetapi tidak berhasil baik. Tanaman kelapa hanya berhasil pada beberapa daerah tropis seperti di Asia, Oceania, Amerika Tengah, Afrika Timur.
Item
Potensi dan Peluang Pengembangan Kelapa di Timor Timur
(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1992-09) H.Kaat dan N. Mashud
Di Indonesia, kelapa dapat dijumpai pada hampir semua jenis tanah seperti tanah berpasir disepanjang pantai, tanah-tanah mineral maupun tanah-tanah organik di daerah pasang surut. Tanaman kelapa untuk pertumbuhannya membutuhkan unsur hara (makro dan mikro). Unsur hara makro yang esensial bagi tanaman kelapa adalah N,P,K, Ca, Mg dan S. Kekurangan unsur-unsur tersebut dalam tanaman, akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.
Item
Pengaruh Penumpukan N,P dan Mg Terhadap Pertumbuhan dan Produksi nKelapa Khina di Tanah Podzolik Merah Kuning
(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1992-09) N. Mashud, Maliangkay, R.B., dan Z. Mahmud
Timor Timur mempunyai potensi yang cukup besar untuk pembangunan perkebunan, tetapi karena berbagai keterbatasan maka usaha ini belum seperti yang diinginkan. Oleh sebab itu, peran serta pemerintah terutama dalam hal penerapan teknologi pertanian sangat dibutuhkan dalam rangka percepatan pembangunan perkebunan di Timor Timur.
Item
Potensi Pengembangan Kelapa di Kabupaten Sorong,Propinsi Irian Jaya Berdasarkan Kesesuaian Lahan dan Iklim
(Balai Penelitian Kelapa Manado, 1992-09) Nursuetini dan R.H. Akuba
Kabupaten Sorong adalah salah satu dari sembilan kabupaten di Propinsi Irian Jaya. Secara geografis kabupaten ini terletak di antara 2º1' LU-1º LS dan 129°55' - 132°55'BT. Kabupaten Sorong memiliki PDRB per kapita tertinggi di Irian Jaya pada tahun 1990 yaitu sebesar Rp 843 356, karena hasil tambangnya.