Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Potensi aren (Arenga pinnata Merr.)
(Pertanian Press, 2025) Direktorat Jenderal Perkebunan
Aren (Arenga pinnata Merr.) termasuk salah satu jenis tanaman palma, yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan, lembah-lembah, dekat aliran sungai, daerah bergelombang, dan banyak dijumpai di hutan. Potensi tanaman aren adalah hasil produk tanaman, seperti nira aren, buah aren, pati aren, dan ijuk. Nira aren adalah cairan manis yang diperoleh dari proses penyadapan bagian tandan bunga (baik tangkai bunga jantan atau betina). Produk yang dapat dihasilkan dari nira arean adalah gula aren cetak, gula semut, gula kristal, dan palm wine. Sedangkan buah pohon aren dapat diolah menajdi kolang-kaling. Ada dua cara pengolahan buah aren, yaitu dengan cara dibakar atau direbus. Selanjutnya pohon aren yang sudah tidak produktif, batang pohonnya dapat dimanfaatkan untuk diambil pati aren atau tepung aren. Tepung aren dapat diperoleh dari batang pohon aren tua berumur 15–25 tahun. Produk lain adalah ijuk aren yang dapat dihasilkan dari batang pohon aren berumur l;ebihdari 5 tahun. Ijuk aren merupakan bagian pelepah daun yang menyelubungi batang. Pengambilan ijuk dilakukan dengan memotong pangkal pelepah-pelepah daun. Ijuk dapat dijadikan membuat tali, sapu, atap, serat, dan lain-lain.
Item
Paket Teknoologi Budi Daya Kedelai untuk Lahan Sawah
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Produksi kedelai dalam negeri di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan nasional akibat terbatasnya luas areal tanam (600.000–700.000 ha) serta rendahnya produktivitas tanaman (1,3–1,4 t/ha). Untuk mengatasi masalah tersebut, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) merakit Paket Teknologi Budidaya Kedelai (MK-2) di lahan sawah.
Item
Kepas
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Item
Meningkatkan Budaya Bersih dan Sehat serta Manfaatnya pada Usaha Ternak Sapi Perah Rakyat di Jawa Barat
(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2022-12) Erwidodo; Ariningsih, Ening; Purwantini, Tri Bastuti; Irawan, Aldho Riski
Peningkatan kualitas susu segar dipandang masih menjadi tantangan dan sekaligus menjadi kunci sukses pengembangan peternakan sapi perah rakyat. Salah satu ukuran kualitas susu segar yang menjadi penentu tingkat harga adalah Total Plate Count (TPC), yang terkait langsung dengan tingkat kebersihan kandang, teknik pemeliharaan sapi dan pemerahan susu, serta penanganan susu segar. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskusikan penumbuhan dan peningkatan budaya ‘bersih dan sehat’ pada usaha peternakan sapi perah rakyat serta manfaatnya, dan bagaimana seharusnya peran pemerintah, peneliti/akademisi, koperasi, dan industri pengolah susu dalam upaya ini. Data yang digunakan dalam tulisan ini merupakan bagian dari data IndoDairy Smallholder Household Resurvey (ISHR) yang dikumpulkan dalam rangka kerja sama penelitian antara Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) dan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Data dikumpulkan selama bulan Desember 2021 meliputi 410 rumah tangga peternak di Kabupaten Bandung (204 responden), Garut (86 responden), Cianjur (63 responden), dan Bogor (57 responden). Data dan informasi yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan tabulasi silang. Fakta-fakta yang ada di lapangan menunjukkan bahwa kinerja budaya ‘bersih dan sehat’ pada usaha peternakan sapi perah rakyat masih rendah, namun dinilai masih dapat ditingkatkan. Untuk itu, diperlukan kerja sama dan koordinasi serta peran aktif dari semua pihak yang terkait, mulai dari peternaknya sendiri, koperasi, industri pengolahan susu, pemerintah pusat (khususnya Ditjen PKH), pemerintah daerah dan perguruan tinggi. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v20i2.209-230
Item
Budi Daya Kedelai di Lahan Salin V2
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi