Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Pakan Produk Samping Perkebunan Sawit
(Pertanian Press, 2025) Direktorat Buah dan Florikultura
Perkebunan kelapa sawit sebagai penghasil buah sawit untuk proses pengolahan minyak nabati, juga menghasilkan berbagai produk samping yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan. Salah satu pemanfaatan yang semakin mendapat perhatian adalah penggunaan produk samping perkebunan sawit sebagai pakan ternak. Produk samping perkebunan sawit untuk pakan ternak akan menekan biaya pakan, dan juga menjadi solusi alternatif dalam mendukung efisiensi usaha peternakan serta pengelolaan limbah perkebunan yang lebih ramah lingkungan. Sumber pakan yang tersedia, antara lain hijauan gulma di bawah tegakan pohon sawit, pelepah dan daun sawit, tandan buah sawit, serta hasil samping pengolahan sawit atau limbah hasil pengelolaan kelapa sawit. Pemanfaatan , Pemanfaatan produk biomasa yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit diantaranya tandan kosong, serat buah sawit, minyak kasar (CPO), inti sawit, cangkang, lumpur sawit, bungkil inti, dan minyak inti. Beberapa limbah hasil pengolahan kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai pakan ternak diantaranya serat perasan buah, lumpur sawit, solid, membran, dan bungkil inti sawit.
Item
Transformasi Struktural Ekonomi Pedesaan Menuju Pengembangan Sentra Industri Pertanian
(Pusat Penelitian Agro Ekonomi, 1988-09-01) Kasryno, Faisal; Suryana, Achmad
Penelitian Patanas menunjukkan dinamika perubahan ekonomi pedesaan yang ditandai oleh pemanfaatan sarana produksi secara intensif oleh petani gurem, peralihan komoditas ke produk yang lebih menguntungkan oleh petani berlahan luas, serta makin beragamnya kesempatan kerja non-usahatani. Ke depan, perekonomian pedesaan diproyeksikan tidak lagi didominasi oleh produksi pertanian semata, melainkan juga oleh kegiatan pascaproduksi dan non-usahatani yang mendukung transformasi struktural. Mengingat karakteristik agroekosistem dan kualitas sumber daya lokal sangat memengaruhi pola usahatani, ketenagakerjaan, serta pendapatan masyarakat, kebijakan pembangunan nasional perlu dijabarkan secara fleksibel di tingkat wilayah yang lebih kecil. Pendekatan ini memungkinkan setiap daerah mengembangkan potensi berdasarkan keunggulan komparatifnya seperti pencapaian swasembada pangan yang diukur secara nasional tanpa memaksakan keseragaman di tiap wilayah—guna mendorong perdagangan antardaerah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup dan pemerataan pendapatan di pedesaan.
Item
Persiapan Benih Budi Daya Stroberi
(Pertanian Press, 2025) Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran
Stroberi merupakan buah yang populer dan banyak diminati masyarakat baik dalam bentuk segar maupun olahan. Stroberi dapat diperbanyak dengan cara vegetatif yaitu dengan benih anakan, stolon atau akar sulur dan cara generatif yaitu dengan biji. Pada umumnya petani menggunakan benih berasal diri stolon. Stolon adalah sulur yang keluar dari bonggol tanaman. Stolon yang sudah berakar dicangkok dengan plastik ukuran ¼ kg atau polibag kecil berisi campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Budi daya stroberi secara umum terbagi ke dalam 3 tipe atau cara budi daya, yaitu budi daya secara konvensional, semi modern, dan modern dengan greenhouse.
Item
Pengendalian Wereng Batang Cokelat Pada Padi
(Pertanian Press, 2025) Purnama, Gandi; Nurhidayat, Mochamad; Sugiharti, Wiwik; Zakaria, Fakih
Leaflet disusun berdasarkan informasi dalam buku "Teknik Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Padi", terbitan Pertanian Press pada tahun 2023. Wereng batang cokelat (WBC) awalnya termasuk dalam hama sekunder. Penggunaan insektisida yang tidak bijaksana secara intensif dalam skala besar mengubahnya menjadi hama penting (utama). Banyaknya musuh alami yang mati akibat aplikasi insektisida, memicu perkembangan WBC secara pesat sehingga terjadi ledakan populasi WBC. WBC menyerang padi dengan cara menghisap cairan tanaman pada bagian pembuluh. Gejala pertama yang timbul, yaitu daun tanaman mulai menguning, kemudian mengering dengan cepat. Rekomendasi pengendalian WBC yang efektif melibatkan pendekatan terpadu, yaitu kombinasi pengaturan pola tanam, penggunaan varietas tahan, pengendalian hayati, eradikasi, dan penggunaan insektisida. Pada daerah yang terkena serangan WBC, terutama yang terdampak serangan virus kerdil rumput (KR) dan/atau kerdil hampa (KH), aplikasi insektisida butiran dapat dilakukan satu hari sebelum pengolahan tanah terakhir dengan metode seed bed treatment.
Item
VCO Minyak Kelapa Murni
(Pertanian Press, 2025) Bahrun, Abdul Haris; Andi Amran Sulaiman, Fadjry Djufri, Steivie Karouw, Linda Trivana [dan 3 lainnya]
Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) merupakan minyak kelapa kualitas tinggi yang diolah dari daging kelapa segar dengan atau tanpa proses pemanasan dan tanpa penambahan bahan kimia. VCO dapat dikategorikan sebagai minyak paling sehat dan pangan fungsional. Produk olahan kelapa ini dibahas dalam "Buku Ajar Budi Daya dan Pengolahan Kelapa". Terdapat dua metode pembuatan VCO, yaitu metode kering dan metode basah. Pada proses pembuatan VCO dengan metode basah, terdahap tiga tahapan, yaitu fermentasi, sentrifugasi, dan pemanasan.