Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Deskripsi Varietas Unggul Kacang Hijau
(Badan Standardisasi Instrumen Pertanian, 2024) Badan Standardisasi Instrumen Pertanian
Menyajikan profil komprehensif varietas unggul kacang hijau yang dirilis di Indonesia sejak periode 1945 hingga 2020. Penyusunan buku ini bertujuan memperbarui edisi terdahulu (cetakan ke-8 tahun 2016) dengan memasukkan varietas-varietas baru hasil pemuliaan Badan Litbang Pertanian dan lembaga pemuliaan lainnya hingga tahun 2020. Setiap varietas diuraikan secara rinci mencakup asal-usul galur, daya hasil, karakteristik agronomis dan morfologi (seperti warna organ tanaman, umur panen, dan bobot biji), kandungan gizi (protein, lemak, karbohidrat), serta tingkat ketahanan terhadap hama dan penyakit utama. Keberadaan dokumen ini penting sebagai acuan teknis dalam pengelolaan Sumber Daya Genetik (SDG) yang dilestarikan oleh Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Aneka Kacang (BPSI TAKA), sekaligus mendukung penyediaan benih unggul bagi pengembangan budidaya kacang hijau nasional.
Item
Budidaya Tanaman Aneka Kacang pada Lorong di antara Tanaman Kakao
(Balai Pengujian Standar Intrumen Tanaman Aneka Kacang, 2023) Abdullah Taufiq
Pemanfaatan lorong di antara tanaman kakao yang sedang diremajakan untuk budidaya tanaman aneka kacang (kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang tunggak) memberikan solusi produktif bagi petani untuk memperoleh pendapatan tambahan selama 2–3 tahun masa tunggu produksi kakao. Teknik budidaya ini menerapkan pengolahan tanah minimum guna melindungi perakaran kakao, pemilihan varietas unggul yang berumur genjah serta toleran naungan dan kekeringan, penambahan pupuk organik dan dolomit, hingga pemeliharaan dan penanganan pascapanen yang tepat. Selain menjadi sumber pangan kaya protein nabati, integrasi tanaman legum ini terbukti secara efektif menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah melalui kemampuan fiksasi nitrogen udara serta sumbangan bahan organik biomassa, sehingga mendukung kelestarian dan keberlanjutan sistem produksi pertanian.
Item
Varietas Unggul dan Teknologi Budi Daya Kacang Hijau Edisi 2019
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Dokumen teknis yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) ini menyajikan panduan komprehensif mengenai pemilihan varietas unggul dan penerapan teknologi budi daya kacang hijau (Vigna radiata). Publikasi ini menguraikan karakteristik agronomis dari berbagai varietas unggul—seperti seri Vima (Vima 1 hingga Vima 5 yang telah resmi dilepas), Perkutut, Sampeong, Kutilang, Betet, Sriti, Kenari, dan Murai—yang memiliki keunggulan umur genjah, potensi hasil mencapai 2,44 t/ha, serta ketahanan terhadap hama Thrips dan penyakit penting seperti embun tepung maupun bercak daun. Selain deskripsi varietas, dokumen ini memberikan petunjuk praktis pengelolaan tanaman di lahan sawah (Tanpa Olah Tanah) maupun tegalan, mencakup penyiapan benih bernas, pengaturan populasi tanam, pemupukan berimbang, penggunaan mulsa jerami, manajemen pengairan, hingga perlindungan tanaman dari hama/penyakit serta teknik panen dan pascapanen guna mendongkrak produktivitas kacang hijau di tingkat petani dari rata-rata 0,9 ton/ha menjadi hingga 2 ton/ha.
Item
Varietas Unggul dan Teknologi Budi Daya Kacang Hijau Edisi 2017
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2017) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Dokumen ini menyajikan panduan teknis mengenai varietas unggul dan teknologi budi daya tanaman kacang hijau (Vigna radiata) yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Kementerian Pertanian. Publikasi ini memuat informasi karakter fisik dan produktivitas dari berbagai varietas unggul seperti seri Vima, Perkutut, Kutilang, Sriti, Kenari, Murai, Betet, dan Sampeong yang memiliki potensi hasil hingga 2,44 t/ha, berumur genjah, serta memiliki ketahanan terhadap hama maupun penyakit seperti embun tepung dan bercak daun. Selain profil varietas, materi ini merangkum langkah-langkah praktis budi daya di lahan sawah maupun tegalan yang mencakup penyiapan benih, olah tanah, teknik tanam, pemupukan, penggunaan mulsa, pengairan, hingga penanganan panen dan pascapanen guna meningkatkan produktivitas kacang hijau di tingkat petani dari 0,9 ton/ha menjadi hingga 2 ton/ha.
Item
Varietas Aneka Kacang dan Umbi Edisi 2019
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2019) Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Booklet Varietas Unggul Aneka Kacang dan Umbi edisi 2018/2019 yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, menyajikan informasi teknis deskriptif mengenai komoditas unggulan pangan di Indonesia. Publikasi ini mencakup spesifikasi keunggulan agronomi, potensi dan rata-rata hasil panen, masa tanam, serta tingkat ketahanan terhadap hama, penyakit, dan kekeringan dari varietas kedelai, ubi jalar, kacang hijau, kacang tanah, dan ubi kayu. Selain karakter agronomis, booklet memuat keunggulan fisik dan nilai gizi seperti kandungan protein, isoflavon, betakaroten, hingga kecocokan pemrosesan industri untuk pangan, pakan, maupun bioetanol. Terbitan ini dirancang sebagai panduan praktis bagi petani, peneliti, dan pelaku industri pertanian dalam memilih benih berkualitas tinggi yang dikelola oleh Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS) Balitkabi.