Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
Budidaya Kedelai Lahan Sawah-Spesifik Lokasi Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang
(2023) Abdullah Taufiq
Buku Budidaya Kedelai di Lahan Sawah Spesifik Lokasi: Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang merupakan panduan teknis budidaya kedelai yang disusun berdasarkan kondisi lahan sawah di Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Buku ini menguraikan karakteristik lahan, kondisi kesuburan tanah, serta faktor-faktor utama yang menentukan keberhasilan produksi kedelai. Pembahasan meliputi penyiapan lahan, pemilihan varietas unggul yang adaptif, persiapan benih, teknik dan pola penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian gulma, hama dan penyakit, hingga panen dan pascapanen. Beberapa varietas yang direkomendasikan antara lain Anjasmoro, Detap 1, Devon 1, Derap 1, Dena 1, Denasa 1, dan Dering 2 dengan karakter agronomis serta potensi hasil yang berbeda. Panduan ini menekankan pentingnya penggunaan benih bermutu, populasi tanaman yang optimal, pengelolaan hara dan air yang tepat, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman untuk memperoleh produktivitas kedelai yang tinggi. Buku ini dapat menjadi acuan praktis bagi petani, penyuluh, peneliti, mahasiswa, dan pihak terkait dalam menerapkan teknologi budidaya kedelai yang sesuai dengan kondisi lahan sawah spesifik lokasi di Kabupaten Jombang.
Item
Buletin Palawija Volume 15 Nomor 2 Oktober 2017
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2017) Rahmi Yulifianti, Et al.
Item
Panduan Teknis Pengenalan Varietas Unggul Kacang Tanah 1950 – 2019
(Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2020) Joko Purnomo; Novita Nugrahaeni; Trustinah; A.A. Rahmianna
Buku Panduan Teknis Pengenalan Varietas Unggul Kacang Tanah 1950–2019 merupakan kompilasi deskripsi varietas unggul kacang tanah yang telah dilepas oleh Kementerian Pertanian hingga tahun 2019. Buku ini disusun sebagai panduan untuk mengenali dan membedakan setiap varietas berdasarkan karakteristik morfologi dan sifat agronominya, sehingga kemurnian varietas dapat lebih terjaga. Informasi yang disajikan meliputi asal-usul dan tahun pelepasan varietas, hasil dan umur tanaman, tipe pertumbuhan, karakter batang, daun, bunga, ginofor, polong dan biji, komponen hasil, kandungan lemak dan protein, ketahanan terhadap hama dan penyakit, sifat khusus, serta informasi pemulia dan penyelenggara pemuliaan. Buku ini memuat 44 varietas unggul kacang tanah yang dilepas dalam periode 1950–2019, mulai dari varietas Gajah hingga Tasia 2. Selain menjadi sumber informasi karakteristik varietas, buku ini diharapkan dapat menjadi acuan dan standar dalam penyusunan deskripsi varietas serta membantu pemerhati kacang tanah dan pengusaha benih dalam mengenali varietas dan mempertahankan kemurnian benih.
Item
Pengaruh Insektisida Nabati Mimba dan Rerak terhadap Mortalitas Aphis gossypii pada Tanaman Nilam 399-406
(Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2014-06-01)
Salah satu kendala dalam budidaya tanaman nilam adalah serangan kutudaun yaitu Aphis gossypii yang menyerang tanaman baik di pembibitan maupun di lapang. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mimba dan rerak, campuran mimba dan rerak dilakukan di KP Cimanggu, Balittro, Bogor sejak Mei sampai Agustus 2010. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan sembilan perlakuan dan tiga ulangan. Sebagai perlakuan ialah formulasi biji mimba dan Tween lima persen konsentrasi dua persen (M) atau konsentrasi bahan aktif azadirachtin 0,012%, formula rerak murni konsentrasi 2% (R) atau konsentrasi bahan aktif saponin 0,6%, M: R= 8:2; M:R= 6:4; M: R = 5:5; M: R = 2:8; M: R = 4:6 (konsentrasi dua persen), insektisida sintetis (karbosulfan (dua ml/I)) dan kontrol. Tanaman nilam ditanam di dalam polibag. Jumlah populasi tanaman/jumlah sampel per plot lima tanaman. Pengamatan dilakukan pada semua tanaman (total = 9 x 3x 5 tanaman = 135 tanaman) dengan cara menghitung populasi A. gossypii sebelum dan sesudah aplikasi insektisida pada satu pucuk yang terserang. Aplikasi penyemprotan pada tanaman nilam dilakukan satu hari setelah pengamatan pertama. Interval aplikasi satu minggu, aplikasi dilakukan sebanyak sembilan kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan insektisida nabati campuran mimba (M) berbahan aktif azadirachtin dan rerak (R) berbahan aktif saponin dengan perbandingan M : R = 8 : 2 adalah efektif menekan populasi A. gossypii dengan nilai efikasi lebih 70% pada tujuh kali pengamatan. Kata kunci: Aphis gossypii, Azadirachta indica, azadirachtin, Sapindus rarak, saponin
Item
Pengaruh Aplikasi Insektisida Abamektin terhadap Populasi Wereng Batang Padi Coklat (Nilaparvata lugens Stal.) (Hemiptera: Delphacidae) dan Musuh Alaminya 351-356
(Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2014-06-01) Angry P Solihin, Witjaksono, dan Y Andi Trisyono
Wereng batang padi coklat (Nilaparvata lugens Stal.) merupakan salah satu hama utama tanaman padi di Indonesia. Pada tahun 2010, ledakan populasi N. lugens kembali terjadi di hamper seluruh negara di kawasan Asia baik itu Asia Tenggara, Asia Tengah dan Asia Selatan. Salah satu faktor yang diketahui mengakibatkan terjadinya ledakan populasi wereng batang padi cokelat adalah penggunaan insektisida yang intensif pada pertanaman padi yang memicu terjadinya resurjensi. Insektisida abamektin dilaporkan memicu terjadinya ledakan populasi N. lugens di Thailand sejak tahun 2008 sampai tahun 2010. Penelitian pengaruh Aplikasi insektisida abamektin terhadap populasi N. lugens dan musuh alaminya dilakukan di lahan petani Desa Juwiran, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten sejak Maret sampai September 2013. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Randomized Complete Block Design (RCBD) dengan empat perlakuan konsentrasi insektisida abamektin (DEMOLISH 18 EC), satu perlakuan insektisida pembanding (Deltametrin; Decis 25 EC) dan satu perlakuan sebagai kontrol. Populasi N. lugens dan kompleks predator dihitung nilai sidik ragam dan jika antarpopulasi berbeda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan, aplikasi abamektin dengan konsentrasi seperempat konsentrasi rekomendasi dan insektisida pembanding menunjukkan gejala resurjensi pada akhir pengamatan. Rerata populasi kompleks predator N. lugens cukup tinggi pada saat penelitian, namun populasi kompleks predator tidak berbeda nyata antar perlakuan. Kata kunci: Nilaparvata lugens, kompleks predator, resurjensi, abamektin