Penyuluhan, Pendidikan, dan Pelatihan Pertanian

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 546
  • Item
    Ekstensia Edisi 16 Tahun 2018
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2018) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia Edisi XVI Tahun 2018 mengangkat tema Tantangan Pertanian Jaman Now yang menyoroti transformasi pembangunan pertanian menuju sistem pertanian modern, efisien, dan berkelanjutan. Pertanian modern menuntut pemanfaatan teknologi, penggunaan sumber daya secara optimal, penerapan praktik budidaya yang ramah lingkungan, serta penguatan kelembagaan ekonomi petani yang berorientasi bisnis. Selain itu, bonus demografi menjadi peluang strategis untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor pertanian. Melalui berbagai rubrik, edisi ini menyajikan kebijakan, inovasi, serta pengalaman para pelaku pertanian dan penyuluhan dalam menghadapi tantangan pertanian masa kini. Informasi yang disajikan diharapkan dapat meningkatkan wawasan, pemahaman, dan motivasi para pelaku pembangunan pertanian.
  • Item
    Ekstensia Edisi 15 Tahun 2017
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2017) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia Edisi XV Tahun 2017 mengangkat tema Dukungan Penyuluhan Pertanian dalam Swasembada Daging sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045. Fokus utama pembahasan adalah percepatan swasembada daging sapi dan kerbau melalui program Upaya Khusus Sapi dan Kerbau Wajib Bunting (Upsus Siwab), yang dilaksanakan melalui inseminasi buatan serta penguatan penyediaan pakan ternak. Penyuluhan pertanian berperan penting dalam mendampingi peternak, mendukung pengembangan kawasan pangan di wilayah perbatasan, serta memperkuat kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha. Melalui berbagai rubrik, edisi ini menyajikan kebijakan, strategi pelaksanaan, dan contoh keberhasilan program yang diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada daging sapi dan kerbau secara berkelanjutan.
  • Item
    Ekstensia Volume 17, Tahun X - 2003
    (2003) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Volume 17 mengangkat tema Revitalisasi Penyuluhan Pertanian sebagai upaya mereposisi penyelenggaraan penyuluhan agar lebih produktif, efektif, dan efisien dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian di era reformasi. Revitalisasi dilakukan melalui pengembangan sistem penyuluhan yang mencakup aspek ketenagaan, program, dan penyelenggaraan, serta pengembangan program aksi penyuluhan untuk mendukung pembangunan sistem dan usaha agribisnis. Selain itu, terbitan ini mengenang kontribusi dua tokoh pengembangan sumber daya manusia pertanian, H. Oyon Tahyan dan H. Hamid, yang berperan penting dalam kemajuan penyuluhan pertanian dan peningkatan kapasitas petani. Informasi yang disajikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani serta mendukung pengambilan kebijakan pembangunan pertanian.
  • Item
    Ekstensia Edisi I Tahun 2010
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2010) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Majalah Ekstensia kembali terbit pada tahun 2010 dengan mengangkat tema Peran Strategis Penyuluhan Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan. Terbitan ini menyoroti pentingnya penyuluhan pertanian dalam mendukung ketahanan dan diversifikasi pangan sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006. Keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan dukungan kelembagaan penyuluhan yang kuat, penyuluh yang profesional, serta pelaku utama dan pelaku usaha yang berdaya saing. Melalui berbagai rubrik, Ekstensia menyajikan informasi mengenai penguatan kelembagaan penyuluhan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertanian, dan isu-isu strategis komoditas pangan prioritas.
  • Item
    Ekstensia Edisi Khusus DAFEP Volume 19 Tahun X, Nopember 2003
    (Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 2003-11) Pusat Penyuluhan Pertanian
    Ekstensia Khusus DAFEP merupakan media informasi yang menyajikan berbagai artikel hasil liputan lapangan dan laporan pelaksanaan program Decentralized Agricultural and Forestry Extension Project (DAFEP). Program DAFEP diposisikan sebagai model pendidikan masyarakat petani yang bertujuan membentuk petani sebagai subjek pembangunan yang mandiri, kreatif, dinamis, berdaya saing tinggi, serta mampu berperan sebagai warga negara yang terhormat. Dalam konsep DAFEP, pelatihan petani menjadi unsur utama proses penyuluhan karena berfungsi sebagai sarana stimulasi untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, psikomotor, dan konatif petani sehingga tumbuh menjadi individu dan komunitas pembelajar. Berbagai artikel dalam Ekstensia membahas pemahaman konsep DAFEP, penerapannya di tingkat desa, peran dan karakteristik Unit Pengelola Kegiatan Kelompok (UPKG), pentingnya kolaborasi dalam mencapai prestasi, profil kepemimpinan UPKG, serta pelatihan petani sebagai strategi pemberdayaan. Melalui sajian tersebut, majalah Ekstensia diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan pembelajaran bagi pembaca dalam memahami serta mengembangkan konsep pemberdayaan petani melalui pendekatan DAFEP.