Penyuluhan, Pendidikan, dan Pelatihan Pertanian
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 552
- ItemPEMANFAATAN MULSA PLASTIK HITAM PERAK PADA BUDIDAYA TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) DI KELOMPOK TANI MANDIRI SEJATI DESA LAMPOKO KECAMATAN BAREBBO KABUPATEN BONE(Polbangtan Gowa, 2026-07-22) Rusman B,; Alfira GustinaTerong ungu (Solanum melongena L.) merupakan jenis sayuran yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Rendahnya produktivitas tanaman terong dipengaruhi oleh banyak faktor dan salah satunya adalah kurangnya pemahaman petani tekait teknik budidaya tanaman terong ungu secara optimal. Tujuan pelaksanaan magang tugas akhir untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tentang teknik Pemanfaatan Mulsa Plastik Hitam Perak pada Budidaya Terong Ungu (Solanum melongena L.) di Kelompok Tani Mandiri Sejati Desa Lampoko Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone serta sebagai syarat atau tugas akhir untuk menyelesaikan studi di Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 April-30 Juni 2022. Dengan metode pelaksanaan secara observasi, kerja praktek, interview dan dokumentasi. Hasil dari pelaksanaan magang tugas akhir yaitu teknik Budidaya Terong Ungu (Solanum melongena L.) untuk produksi meliputi pengolahan lahan, pemasangan mulsa, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pemasaran hasil produksi. Dari hasil kegiatan diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,67 yang artinya usaha Budidaya Terong Ungu (Solanum melongena L.) layak dijalankan
- ItemBUDIDAYA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KELOMPOK TANI BONTANG EMPOANG SELATAN, KECAMATAN BINAMU, KABUPATEN JENEPONTO(Polbangtan Gowa, 2026-07-22) Rusman B,; AISH FILA KASTURICabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Cabai jenis ini dibudidayakan oleh para petani karena banyak di butuhkan masyarakat, tidak hanya dalam skala rumah tangga. tetapi juga di gunakan dalam skala industri dan di ekspor ke luar negeri. Tanaman ini mempunyai banyak manfaat terutama pada buahnya, yaitu sebagai bumbu masak, bahan campuran industri makanan. Kegiatan Magang ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis tentang budidaya Cabai Rawit yang dilakukan di Kelompok Tani Bontang Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan Magang ini dimulai dari tanggal 4 April sampai dengan 1 Juli 2022. Pengumpulan data menggunakan metode praktik lapangan, wawancara atau diskusi dan dokumentasi. Hasil Magang menunjukan bahwa Budidaya Cabai Rawit diterapkan dengan baik mulai dari persemaian hingga panen. Khususnya dalam pemupukan dan pemeliharaan kesuburan tanah perlu ditingkatkan lagi.
- ItemPERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) DI KELOMPOK TANI STROBERI MALINO, DESA KANREAPIA, KECAMATAN TOMBOLO PAO, KABUPATEN GOWA(Polbangtan Gowa, 2026-07-22) Rusman B,; Ainun Ummi Sajidah TulpaTanaman Seledri (Apium graveolens L.) berasal dari Asia, khususnya wilayah di Mediterania sekitar laut tengah. Tanaman Seledri banyak digunakan dalam industry farmasi, makanan dan tanaman hias, sehingga meningkatkan nilai komensial yang signifikan, selain dimanfaatkan sebagai bahan makanan juga dimanfaatkan sebagai obat untuk kesehatan. Mekanisme dalam budidaya tanaman seledri meliputi beberapa proses seperti persiapan benih, persemaian, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen dan pemasaran. Adapun alur pemasaran yang digunakan di kelompok tani stroberi seperti, memasarkan kepedagang pengumpul, pedagang pengecer, kepada konsumen dan juga di daerah sekitar rumah petani
- ItemANALISIS PERTUMBUHAN MISELIUM BIBIT F1 JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BIJI JAGUNG DAN BIJI PADI(Polbangtan Gowa, 2026-07-22) Rusman B,; AgusBibit F1 merupakan turunan dari biakan murni (F0) yang ditanam pada media yang mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi. Media bibit F1 yang sering digunakan dalam pembibitan biasanya menggunakan media biji-bijian dan serbuk gergaji. Penggunaan biji-bijian sebagai media bibit jamur karena mengandung zat yang dibutuhkan miselium untuk tumbuh. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih dengan menggunakan media biji jagung dan biji padi serta untuk mengetahui respon petani terhadap penggunaan biji jagung dan biji padi sebagai media bibit F1 jamur tiram putih. Kajian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2022 di Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kajian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang menggunakan media biji jagung memberikan hasil terbaik diantara semua perlakuan. Secara umum kelompok wanita tani merespons penyuluhan yang dilaksanakan karena terjadi peningkatan pengetahuan responden 42,6 %, sikap 66 %, dan keterampilan 53,8 % dengan efektifitas penyuluhan berada pada kategori efektif dengan persentase 76,63%.
- ItemPERBANYAKAN TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus) SECARA OKULASI DI UPT BALAI BENIH TANAMAN HORTIKULTURA PROVINSI SULAWESI SELATAN(Polbangtan Gowa, 2026-07-22) Rusman B,; Afiat Rifqy FadilDurian merupakan salah satu buah yang paling populer pada masyarakat Asia Tenggara Termasuk Indonesia, sehingga durian di Indonesia disebut sebagai “Raja Buah”. Durian memiliki prospek ekonomi yang bagus sebab pemasaran dari tahun ke tahun terus meningkat, karena buah durian semakin di gemari masyarakat. Magang ini bertujuan untuk mengetahui proses perbanyakan tanaman durian secara okulasi. Magang ini dilaksanakan di UPT Balai Benih Tanaman Hortikultura Bontobonto, pada tanggal 21 Maret s/d 21 juni. Hasil yang didapatkan selama magang yaitu melakukan okulasi pada tanaman durian, pemilihan entres (batang atas), batang bawah (seedling/rootstock), perawatan, pemeliharaan, dari pembimbing eksternal. Okulasi disebut juga menempel, budding (Inggris). Okulasi adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautan. Pembiakan tanaman dengan cara okulasi mempunyai kelebihan bila dibandingkan dengan stek dan cangkok dimana hasil okulasi mempunyai kualitas lebih baik dari pada tanaman induk.