Penyuluhan, Pendidikan, dan Pelatihan Pertanian
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Penyuluhan, Pendidikan, dan Pelatihan Pertanian by Issue Date
Now showing 1 - 20 of 546
Results Per Page
Sort Options
- ItemPedoman Pemilihan Metoda Penyuluhan Pertanian(Badan Pendidikan, Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, 1979) Perpustakaan BPPSDMP
- ItemPenyuluhan Pertanian Sebagai Ujung Tombak Menuju Pertanian tangguh : 1985(Kementerian Pertanian, 1983-10) Perpustakaan BPPSDMPIsi buku ini disusun dengan alih aksara dari rekaman pengarahan Kepala Badan Pendidikan, Latihandan Penyuluhan (BPLPP) pada PENAS V Pertemuan Kontraktani-Nelayan, di Taman Bogo Purbolinggo, Kabupaten Lampung Tengah, tanggal 23 Agustus 1983, kepada Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, para Direktur Penyuluhan Lingkup Departemen Pertanian, para Kepala BIP, Kepala Bidang Diklatluh Kantor Wilayah Departemen Pertanian dan lain-lain yang mengikuti PENAS tersebut.
- ItemPedoman Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Dan Programa Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian(Badan Pendidikan, Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, 1985-06) Perpustakaan BPPSDMPPedoman Penyusunan PPPP disusun dengan mengambil pokok-pokok pikiran yang dirumuskan dalam Lokakarya Penyusunan Rencana Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian di Kuningan, Jawa Barat tahun 1984. Pedoman ini bertujuan untuk membantu para petugas menyusun rencana penyuluhan pertanian dengan lebih terarah dan baik. Buku ini memuat pedoman penyusunan programa penyuluhan pertanian di tingkat BPP dan tingkat kabupaten.
- ItemPenyuluhan Pertanian Sebagai Ujung Tombak Menuju Pertanian tangguh 1986(Kementerian Pertanian, 1986) Perpustakaan BPPSDMPIsi buku ini disusun dengan alih aksara dari rekaman pengarahan Kepala Badan Pendidikan, Latihandan Penyuluhan (BPLPP) pada PENAS V Pertemuan Kontraktani-Nelayan, di Taman Bogo Purbolinggo, Kabupaten Lampung Tengah, tanggal 23 Agustus 1983, kepada Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, para Direktur Penyuluhan Lingkup Departemen Pertanian, para Kepala BIP, Kepala Bidang Diklatluh Kantor Wilayah Departemen Pertanian dan lain-lain yang mengikuti PENAS tersebut.
- ItemKegiatan Dan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian(Kementerian Pertanian, 1987-08) Perpustakaan BPPSDMP
- ItemSepuluh Windu (80 Tahun) Penyuluhan Pertanian di Indonesia (1908-1988)(Departemen Pertanian, 1988) Kantor Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Departemen Pertanian; Departemen PertanianPenyuluhan pertanian, selain sebagai salah satu tugas pokok Departemen Pertanian, juga merupakan "ujung tombak" pelaksanaan fungsi-fungsi pengaturan pelayanan, penelitian dan terutama pendidikan non formal bagi petani nelayan beserta keluarganya. Penyuluhan pertanian yang bergerak di bidang pendidikan non formal untuk mencerdaskan kehidupan para petani sudah dirintis sejak tahun 1908 dengan diangkatnya 5 orang penasehat pertanian (landbouw adviseur) dan beberapa orang pembantu penasehat pertanian (assistent landbouw adviseur) sebagai pegawai Departemen Pertanian.
- ItemPenyuluhan Pertanian(Kementerian Pertanian, 1988-01) Perpustakaan BPPSDMPSalah satu faktor keberhasilan pembangunan pertanian dewasa ini adalah peran serta petani nelayan beserta keluarganya. Peran serta petani nelayan dapat ditingkatkan melalui penyuluhan sehingga kegiatan dapat diarahkan untuk meningkatkan produksi usaha tani sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya. Oleh karena penyelenggaraan penyuluhan pertanian merupakan kerja sama antar pemerintah dan petani nelayan maka perlu adanya pedoman bagi pelaksana penyuluhan yang dituang dalam bentuk Programa penyuluhan pertanian. Buku ini memuat tentang nama, isi dan sistimatika programa penyuluhan pertanian, mekanisme penyusunan, pelaksanaan dan laporan programa penyuluhan pertanian, serta pembiayaan.
- ItemPedoman Pembinaan Kelompoktani-Nelayan(Badan Diklatluh Pertanian, 1989) Perpustakaan BPPSDMPBuku ini berisi pedoman pembinaan kelompoktani-nelayan, mencakup pendahuluan, pengertian dan ciri-ciri, peranan, upaya penumbuhan, upaya pembinaan, metode pembinaan, serta pelaporan, pemantauan, dan penilaian.
- ItemPedoman Penyusunan dan Pelaksanaan Programa Penyuluhan Pertanian Di Tingkat WKBPP : Timor Timur(Kementerian Pertanian, 1990) Perpustakaan BPPSDMPBuku ini berisi mengenai unsur-unsur programa penyuluhan pertanian, mekanisme, prosedur penyusunan dan penyampaian programa penyuluhan pertanian, dan pelaksanaan programa penyuluhan pertanian.
- ItemPedoman Penyusunan dan Pelaksanaan Programa Penyuluhan Pertanian Di Tingkat WKBPP : Samarinda(Kementerian Pertanian, 1990) Perpustakaan BPPSDMPSehubungan dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pendidikan, Latihan dan Penyuluhan Pertanian Nomor : 112 SK/LP.410/6/1989 tanggal 2 Juni 1989, maka kami merasa berkepentingan untuk menyebarluaskan petunjuk tersebut terutama mengenai "Pedoman Penyusunan dan Pelaksanaan Program Penyuluhan Pertanian di Tingkat WKBPP"
- ItemParlabek Dan Peluangnya Di Sumatera Barat(Kementerian Pertanian, 1990-06) Perpustakaan BPPSDMP
- ItemPeningkatan Kemampuan Manajerial dan Penguasaan teknologi Masyarakat Pedesaan Untuk Perintisan Agribisnis(BPTP Karangploso, 1992) PANGARSA, Nugraha; Bambang Supriono; Hendri Arianto
- ItemEkstensia Volume 1 Tahun I, Oktober 1994(Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1994) Pusat Penyuluhan PertanianMajalah Ekstensia diterbitkan sebagai media komunikasi dan pembelajaran bagi penyuluh pertanian untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian di era agribisnis. Selain sebagai sarana belajar mandiri, majalah ini juga diharapkan dapat memperkuat pembinaan teknis dan komunikasi antarpenyuluh pertanian di seluruh Indonesia.
- ItemKebijaksanaan Penyuluhan Pertanian Dalam Pelita VI(Kementerian Pertanian, 1994-12) Perpustakaan BPPSDMPSalah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan bidang pertanian adalah terselenggaranya penyuluhan pertanian yang mampu mengembangkan sumberdaya manusia khususnya petani-nelayan dalam mengidentifikasi, menganalisa, dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi. Beratnya tantangan masa depan sebagai konsekuensi adanya pergeseran-pergeseran pola pikir, memerlukan penyempurnaan kebijaksanaan penyuluhan pertanian yang menjadikan petani-nelayan maju, tangguh, dan mandiri yang berjiwa agribisnis. Untuk itu, Balai Informasi Pertanian NTB menerbitkan brosur Kebijaksanaan Penyuluhan dalam Pelita VI. Brosur ini diharapkan bermanfaat bagi semua pihak, khususnya para penyuluh.
- ItemEkstensia Volume 2 Tahun II, Juli 1995(Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1995) Pusat Penyuluhan PertanianMajalah Ekstensia edisi ini membahas arah pengembangan profesionalisme penyuluh pertanian serta peran petani-nelayan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian di Indonesia. Berbagai tulisan dalam rubrik yang disajikan mengulas sistem jabatan fungsional penyuluh pertanian, gambaran petani-nelayan masa depan, serta pengalaman praktis penyuluh dan kelompok tani dalam memperkuat kelembagaan, pengelolaan modal, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui berbagai pemikiran dan pengalaman lapangan, majalah ini diharapkan dapat menjadi sumber wawasan dan pembelajaran bagi para penyuluh pertanian di seluruh Indonesia.
- ItemEkstensia Volume 3 Tahun II, Februari 1996(Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1996) Pusat Penyuluhan PertanianMajalah Ekstensia edisi ini membahas konsep Revitalisasi Penyuluhan Pertanian yang dikembangkan oleh Pusat Penyuluhan Pertanian melalui kerja sama dengan Konsultan Bank Dunia. Setelah dua tahun berperan sebagai pengelola penyuluhan pertanian tingkat nasional, Pusat Penyuluhan Pertanian menghadapi berbagai tantangan dan harapan dalam memperbaiki sistem penyuluhan pertanian di Indonesia. Melalui sarasehan, wawancara eksklusif, dan pembahasan bersama para pakar, pemerhati, serta pelaku penyuluhan pertanian, majalah ini mengulas berbagai pandangan mengenai arah kebijakan revitalisasi penyuluhan pertanian serta dampaknya terhadap petani-nelayan dan profesionalisme penyuluh pertanian di masa depan. Selain itu, majalah ini juga menyajikan pembahasan mengenai pendidikan pertanian untuk petani, magang tani sebagai sarana pembelajaran antarpetani, serta pengalaman nyata masyarakat dan petani dalam mendukung keberlangsungan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Berbagai pengalaman praktis dan pemikiran yang disajikan diharapkan dapat menjadi sumber wawasan dan inspirasi bagi penyuluh pertanian, petani, dan pembaca dalam memahami dinamika pengembangan penyuluhan pertanian di Indonesia.
- ItemEkstensia Volume 4 Tahun III, Agustus 1996(Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1996) Pusat Penyuluhan PertanianMajalah Ekstensia Volume 4 Tahun 1996 mengangkat pembahasan mengenai terbitnya SKB Mendagri–Mentan No. 54/96 dan No. 301/Kpts/LP.120/4/96 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian yang menjadi perhatian berbagai pihak di Indonesia. Kehadiran kebijakan tersebut bersamaan dengan lahirnya INPRES Dana Bantuan PPL 1996 menimbulkan berbagai dinamika dalam implementasinya di lapangan. Meskipun upaya diseminasi telah dilakukan ke seluruh provinsi, pelaksanaannya memunculkan beragam polemik, interpretasi, asumsi, dan prediksi terkait sistem penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Melalui edisi khusus ini, Ekstensia berupaya menangkap berbagai perbedaan pandangan dan dinamika yang berkembang di tengah para pelaku penyuluhan pertanian. Pembahasan dalam majalah ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih bijak terhadap perubahan kebijakan serta pelaksanaan penyuluhan pertanian di Indonesia.
- ItemMetode Wawancara Kelompok Petani : Kegunaan dan Aplikasinya dalam Penelitian Sosial-ekonomi Sayuran(Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 1997) Basuki, Rofik S; Balai Penelitian Tanaman Sayuran
- ItemEkstensia Volume 5 Tahun IV, Februari 1997(Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP, 1997) Pusat Penyuluhan PertanianBuku Ekstensia Volume V membahas sistem kerja penyuluhan pertanian berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan SKB Mendagri–Mentan 1996 sebagai pedoman operasional dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian di daerah. Buku ini mengulas berbagai aspek sistem kerja penyuluh pertanian, termasuk Sistem Kerja LAKU, Metoda Sekolah Lapangan, dan Pola P4K melalui pendekatan falsafah dan metodologi untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penerapan sistem penyuluhan pertanian. Selain itu, buku ini juga menghadirkan pembahasan mengenai pendekatan dan metoda penyuluhan pertanian, kepemimpinan serta kelembagaan petani-nelayan di era agribisnis dan globalisasi, hingga pengalaman nyata penyuluh dalam pemasyarakatan penggunaan Urea Tablet. Kehadiran berbagai rubrik dan tulisan praktis dalam buku ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi, bahan pertimbangan, serta referensi bagi penyuluh pertanian dan pembaca dalam memahami dan mengembangkan sistem penyuluhan pertanian di Indonesia.
- ItemPetunjuk Teknis Menyusun Tulisan Ilmiah Populer(Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi Penelitian, 1999) Soedijanto; Soehardjan, M.; Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi PenelitianBuku ini dipakai sebagai pedoman untuk menyusun tulisan dalam bentuk ilmiah populer. Tulisan ilmiah populer mempunyai ciri khas dan khusus ditujukan bagi masyarakat awam. Pengertian masyarakat awam dalam tulisan ini bukan hanya mereka yang berpendidikan rendah dan menengah, tetapi juga mereka yang berpendidikan tinggi, dan ingin mengetahui perkembangan disiplin ilmu lain yang bukan menjadi bidangnya. Salah satu syarat dalam menyusun tulisan ilmiah populer adalah menetapkan sasaran pembaca. Jika yang menjadi sasaran adalah mereka yang berpendidikan rendah, kalimat perlu disusun sependek mungkin, agar mudah dipahami. Inti tulisan ilmiah populer adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan atau keterampilan pembaca yang disajikan secara populer dengan istilah-istilah teknis yang telah diketahui oleh masyarakat. Cakupan tulisan ilmiah populer tidak selalu berkaitan dengan isu yang sedang berkembang, sehingga isinya tidak selalu mudah basi. Isi tulisan ilmiah populer dapat menjadi basi jika telah ada temuan baru