PENGEMBANGAN ES KRIM BERBASIS KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L) DAN TAPAI SINGKONG TERHADAP RESPONS PETANI SEBAGAI PELAKU INOVASI

No Thumbnail Available
Date
2026-01-20
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Polbangtan Gowa
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Pengembangan Pertanian Gowa dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani Desa Lempangan sebagai mitra. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap: penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada tiga perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor (10 ml, 15 ml, dan 20 ml), dan penyuluhan kepada petani dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan P3 (20 ml ekstrak daun kelor) memberikan skor terbaik dari segi rasa (3,53), tekstur (3,53), dan warna (2,96). Inovasi ini berhasil menutupi rasa pahit daun kelor dengan aroma khas singkong fermentasi, sehingga menghasilkan es krim yang bernilai gizi dan disukai konsumen. Dari perspektif penyuluhan, terjadi peningkatan yang signifikan pada pengetahuan (dari 41,8% menjadi 90,4%), sikap (dari 41,4% menjadi 89%), dan keterampilan (dari 40,4% menjadi 90%) dengan efektivitas sebesar 82,6% (sangat efektif). Inovasi ini berpotensi meningkatkan diversifikasi pangan, nilai ekonomi produk lokal, dan pemberdayaan petani melalui pendekatan penyuluhan partisipatif.
Description
PENGEMBANGAN ES KRIM BERBASIS KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L) DAN TAPAI SINGKONG TERHADAP RESPONS PETANI SEBAGAI PELAKU INOVASI
Keywords
Citation