Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 2256
- ItemVariasi pemupukan dan jarak tanam kenaf untuk produksi biji di Jawa Timur(MEDIA KOMUNIKASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI, 1990-02) BUDI SANTOSOPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tingkat pemupukan N, P, dan K serta jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi biji kenaf (Hibiscus cannabinus L.) di empat daerah sentra pertanaman di Jawa Timur (Blitar, Malang, Pasuruan, dan Asembagus). Metode yang digunakan adalah peninjauan hasil-hasil percobaan agronomi lapangan pada pelbagai tipe tanah dan iklim di lokasi-lokasi tersebut.
- ItemProspek pengembangan melinjo di Indonesia(MEDIA KOMUNIKASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI, 1990-02) RISFAHERIPenelitian ini bertujuan untuk mengulas potensi, teknik budidaya dan pengolahan, kandungan gizi, mutu, serta prospek pengembangan industri melinjo (Gnetum gnemon L.) di Indonesia. Penulisan ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan studi literatur dan data sekunder dari pelbagai instansi.
- ItemPenyakit kuning kelapa di Indonesia dan strategi penanggulangannya(MEDIA KOMUNIKASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI, 1990-02) MICHELLIA D., J. MAWIKERE, dan D. SITEPUPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala, pengaruh terhadap produksi, keterkaitan dengan faktor lingkungan, serta merumuskan strategi penanggulangan awal penyakit kuning kelapa di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui pengamatan dan pengumpulan data sekunder/lapangan di beberapa wilayah sentra kelapa, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Riau, dan Sulawesi Utara.
- ItemAnalisis Kelayakan Usahatani dan Tataniaga Jambu Mete di Nusa Tenggara Barat(MEDIA KOMUNIKASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI, 1990-02) SABARMAN DAMANIKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usahatani serta efisiensi saluran tataniaga jambu mete di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian dilaksanakan secara survei pada 10–30 November 1989 di lima kabupaten sentra produksi: Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Dompu, dengan total 75 petani responden dan lembaga pemasaran terkait (pedagang pengumpul desa, pedagang kabupaten, pedagang antar-pulau, serta eksportir)
- ItemUsahatani kelapa di Desa Prapakan Besi (Kalimantan Barat)(MEDIA KOMUNIKASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN INDUSTRI, 1990-02) MULNI ERFAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaan usahatani, kontribusi pendapatan terhadap kebutuhan hidup, serta marjin dan rantai tataniaga kelapa (kopra) di Desa Prapakan Besi, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada September–Oktober 1989 menggunakan metode survei terhadap 40 petani responden yang dibagi menjadi dua kelompok: Skala I (< 1.090 pohon) dan Skala II (≥ 1.090 pohon).