Buku
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Buku by Issue Date
Now showing 1 - 20 of 1435
Results Per Page
Sort Options
- ItemPenuntun Karang Gizi(BALAI INFORMASI PERTANIAN GEDUNG JOHOR MEDAN, 1979-07-09) Departemen PertanianMasalah gizi kurang, makin lama makin disadari sebagai salah satu faktor penghambat proses pembangunan nasional. Angka kematian yang tinggi pada bayi dan anak, terganggunya pertumbuhan badan, perkembangan mental dan kecerdasan, menurunnya daya kerja, serta terdapatnya berbagai jenis penyakit tertentu, langsung adapun tidak langsung adalah akibar dari gizi kurang
- ItemPedoman Memelihara Ternak Babi(Balai Informasi Pertanian Gedong Johor, 1980) Balai Informasi Pertanian Gedong JohorTernak babi adalah merupakan salah satu ternak yang paling menguntungkan dari ternak piaraan kita
- ItemProsedur Pengukuhan Kelompok Tani Dan Tanda Pengenalnya(Balai Informasi Pertanian Gedong Johor, 1981) Balai Informasi Pertanian Gedong JohorMulai tahun pertama Repelita III, Pemerintah dalam hal ini Badan Koordinasi Bimas.
- ItemProyek Informasi Pertanian Sumatera Utara(1983) Laporan PelaksanaanPelaksanaan penyuluhan pertanian dilakukan dengan berbagai metode dan cara antara lain melalui kursus tani, demonstrasi, siaran radio dan televisi, pembinaan kelompok,temu karya, karya wisata dan lain lainya. untuk kegiatan penyuluhan pertanian dibutuhkan informasi dan tehnologi baru yang berasal dari hasil -hasil penelitian - lembaga penelitian maupun sumber - sumber pembaruan lainnya, yang bermanfaat untuk- di sebar luaskan kepada masyarakat luas terutama masyarakat tani dan nelayan.
- ItemPELUANG CURAH HUJAN DI DAERAH MAPANGET UNTUK KEBUTUHAN TANAMAN KELAPA(BALAI PENELITIAN KELAPA MANADO, 1983) Jundariatin R, dkkHujan merupakan salah satu bentuk presipitasi yang mudah dikenal dan diukur. Umumnya hujan yang terjadi diukur di semua Stasiun Klimatologi untuk jangka waktu yang cukup lama.De ngan adanya data curah hujan, masalah yang timbul kemudian bagaimana data hujan tersebut dapat lebih bermanfaat bagi pemecah an masalah hidrologi umummya dan kekeringan khususnya.
- ItemUpaya Karantina Domestik Guna Mencegah Penyebaran Penyakit CVPD Pada Tanaman Jeruk(Balai karantina pertanian medan, 1983-06-09) Balai karantina pertanian medanKarantina pertanian, adalah usaha pemerintah untuk mencegah masuknya hama dan penyakit tumbuhan dari luarnegeri dan tersebarnya hama dan penyakit tumbuhan di dalamnegeri berdasarkan peraturan perundang-undangan.
- ItemCara Beternak Ayam Petelur(Balai Informasi Pertanian Gedong Johor, 1985) Departemen PertanianAyam merupakan penghasil daging nomor dua di Indonesia setelah ternak besar (sapi, kerbau), Penghasil daging lainnya yang tidak bisa di abaikan peranannya adalah ternak kecil (kambing, domba, babi, kelinci) dan unggas lainnya seperti itik, angsa, kalkun dan lain-lain,
- ItemMengenal Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Serta Penanggulangannya(Departemen pertanian, 1985) Departemen pertanian
- ItemRencana Operasional Proyek Pembinaan Taruna Tani - Nelayan Di Sumatera Utara(Balai Informasi Pertanian Sumatera Utara, 1985-05-13) Departemen PertanianRencana Operasional Proyek Pembinaan Taruna Tanidisusun berpedoman pada petunjuk penyusunan Rencana Operasional Proyek dan Petunjuk Operasional (PO) Proyek Pembinaan Taruna Tani tahun 1985/1986.
- ItemBudidaya Bawang Putih(Balai Informasi Pertanian Sumatera Utara, 1986) Departemen PertanianBawang Putih, Allium sativum L. famili amaryllidaceae berasal dari bawang liar A. longicur pis Rgl yang tumbuh di Asia Tengah. Setelah dibudidayakan, tanaman ini tersebar kedaerah daerah laut tengah dan negara-negara lainnya yakni ; Spanyol, Italia Utara, Perancis, Rumania, Mesir, Bulgaria, Brazila. Kalifornia, Meksiko, Jepang dan Philipina.
- ItemEksplorasi dan Pengumpulan Plasma Nutfah Kelapa Di Sulawesi Selatan(1986) Naskar dan Musa PaliluPlasma nutfah adalah sumber sifat yang terkandung di dalam setiap kelompok mahluk hidup baik tumbuhan maupun hewan, yang da- pat dimanfaatkan untuk sumber sifat yang akan dikembangkan atau dirakjt menjadi satu jenis atau varietas baru suatu tanaman atau hewan. Plasma nutfah kelapa perlu dilestarikan melalui usaha eksplorasi, koleksi dan konservasi. Hal ini penting dilakukan, sehingga merupakan sumber keragaman genetik apabila diperlukan sewaktu-waktu.
- ItemBeberapa jenis rumput dan legume pakan ternak yang berpulang untuk di usahakan dibawah kelapa(1986) Syahrial TaherSalah satu masalah yang dihadapi bidang peternakan di Indonesia adalah kurang tersedianya sumber hijauan makanan ternak yang berkualitas. Pada umumnya hijauan makanan ternak berasal da- ri padang rumput, limbah pertanian dan sumber lain seperti perke- bunan dan pinggir jalan. Diperkirakan luas padang rumput yang ada di Indonesia sekitar empat juta hektar, tetapi karena penyebaran- nya tidak merata dan sebagian besar alang-alang (Imperata cylin- drica) maka jumlah itu tidak dapat digunakan sebagai pegangan untuk mencukupi kebutuhan makanan ternak.
- ItemAlokasi Penggunaan Tenaga Kerja Pada Usahatani Kelapa(1986) Husen Hasni, M. Djafar dan R.RahmanSekitar 97 persen luas areal perkebunan kelapa di Indonesia merupakan perkebunan rakyat yang melibatkan sekitar enam juta petani¹. Berarti 21 persen dari jumlah penduduk yang bekerja di lapangan pertanian berada di sub sektor perkebunan kelapa rakyat. Pada PELITA V ini dengan bertambahnya angkatan kerja seba- nyak 8.11 persen sektor pertanian diharapkan dapat menyediakan lapangan kerja yang makin luas dan dapat menyerap sebagian besar dari angkatan kerja tersebut. Untuk itu pengelolaan usahatani yang intensif dan yang lebih luas akan mendorong penyediaan la- pangan kerja yang lebih luas pula.
- ItemBeberapa Jenis Rumput Dan Legume Pakan Ternak Yang Berpeluang Untuk Di usahakan Dibawah Kelapa(1986) Syahrial TaherSalah satu masalah yang dihadapi bidang pertenakan di Indonesia adalah kurang tersedianya sumber hijauan makanan ternak yang berkualitas. Pada umumnya hijauan makanan ternak berasal dari padang rumput, limbah pertanian dan sumber lain seperti perkebunan dan pinggir jalan. Diperkirakan luas padang rumput yang ada di indonesia sekitar empat juta hektar, tetapi karena penyebarannya tidak merata dan sebagian besar alang-alang (Imperata cylindrica) maka jumlah itu tidak dapat digunakan sebagai pegangan untuk mencukupi kebutuhan makanan ternak.
- ItemKebun Sumber Benih Kelapa Dalam Di Daerah Pasang Surut Kalimantan Selatan(1986) H.T Luntungan Dan SaefudinAkhir-akhir ini lahan pasang surut mulai menarik perhatian pemerintah, khususnya sebagai salah satu jenis areal yang berpo- tensi untuk pengembangan tanaman kelapa. Di Indonesia terdapat kurang lebih 7 juta hektar lebih merupakan daerah pasang surut yang dipengaruhi oleh air laut, yang sebagian besar tersebar di Sumatera dan Kalimantan
- ItemSagu Pendamping Beras di Masa Depan(1986) Novarianto H. dan Zainal MahmudPembangunan pertanian selama Pelita IV telah memberikan ha- sil positif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sumbangan yang sangat berarti adalah dengan dicapainya swasembada beras, disamping sumbangannya kepada pertumbuhan ekonomi, ekspor dan pe- ningkatan kesempatan kerja.
- ItemSkala Usaha Usahatani Jagung Sebagai Tanaman Sela di Antara Kelapa Dewasa(1986) J.G KindangenDi Sulawesi Utara, lahan di antara tanaman kelapa merupakan salah satu sumber daya petani yang cukup potensial untuk dikem- bangkan dengan komoditas lainnya dalam bentuk budidaya tanaman sela. Salah satu komoditas tanaman semusim yang banyak diusahakan sebagai tanaman sela di antara kelapa dewasa adalah tanaman ja- gung.
- ItemPemantauan Hama Dan Penyakit Kelapa Hibrida Di Sulawesi Utara(1986) J. Mawikere, F. Tumewan, M. Darwis, B.PattangAdanya hama dan penyakit yang menyerang tanaman kelapa telah diketahui dan dilaporkan sejak lama. Suatu kenyataan bahwa keha- diran hama maupun penyakit dalam satu areal tertentu dapat terja- di setiap waktu, dengan berbagai masalah yang mungkin ditimbul- kannya. Nilai kerusakan dan dampaknya terhadap produksi akibat kehadiran jasad pengganggu tersebut, terutama ditentukan oleh ba- gian tanaman yang dirusak (akar, batang, bunga atau buah) dan pa- dat populasi ataupun tingkat kerusakannya. Kerugian yang terjadi karena gangguan hama dan penyakit, secara langsung akan sangat mempengaruhi kehidupan petani.
- ItemAnalisis Stabilitas Hasil Kelapa(1986) Rusthamrin H. Akuba dan Margaretha M. M. RumokoiUsaha-usaha perbaikan bahan tanaman kelapa di Indonesia dilakukan sudah sejak tahun 1927, yaitu dimulai dengan kegiatan koleksi kelapa Dalam yang memiliki potensi produksi tinggi. Ke- giatan tersebut dimulai di Desa Mapanget, Sulawesi Utara (sekarang Kebun Percobaan Mapanget, Balai Penelitian Kelapa) oleh Dr. P. L. Tammes. Setelah melalui serangkaian kegiatan penelitian oleh Balai Penelitian Kelapa meliputi persilangan dan pengujian pada tahun 1984 telah berhasil dilepas kultivar kelapa Dalam unggul yaitu Kelapa Baru-1 (KB1), Kelapa Baru-2 (KB2), Kelapa Baru-3 (KB3) dan Kelapa Baru-4 (KB4). Selain itu juga, penelitian pada kelapa hibrida Genjah x Dalam sejak tahun 1973/1974, telah dilepas pula Kelapa Hibrida Indonesia (KHINA) yaitu KHINA-1, KHINA-2 dan KHINA-3. Adanya kultivar unggul ini sangat menunjang pengembangan kelapa di Indonesia.
- ItemAnalisis Usahatani Kelapa Dan Palawija Sebagai Tanaman Sela Di KP. Makariki, Maluku Tengah(1986) Nani M. Mokodongan, J.G. Kindangen dan H. HasniKecilnya pemilikan usaha tani merupakan ciri usahatani yang ada di Indonesia. Hal ini merupakan masalah utama dalam usaha me- ningkatkan pendapatan petani. Usaha pemecahannya dapat dilakukan dalam usahatani itu sendiri yaitu dengan mencari beberapa pilihan pola usaha tani yang dapat menciptakan alokasi faktor-faktor pro- duksi secara optimal.