Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 1733
  • Item
    Deskripsi Varietas Unggul Baru Padi 2023
    (KEMENTERIAN PERTANIAN, 2023) KEMENTERIAN PERTANIAN
  • Item
    Pedoman Teknis Kerja Sama lingkup Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian
    (BRMP, 2026-01-02) Husnain; Widjaya, Elita R.; Nugrahani, Nuning; Vinita, Tia; Purmiyanti, Sri; Nurbazarah, Derajat; Sauri-P., Nila
    -
  • Item
    Viabilitas Benih Kapolaga Sabrang Pada Berbagai Kondisi Penyimpanan
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1991-07) Hobir
    Pengaruh kondisi penyimpanan terhadap viabilitas benih kapolaga sabrang dipelajari di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor. Benih kapolaga sabrang (Elettaria cardamomum) yang masih segar (kadar air 40-45%) dari varietas Malabar disimpan dalam kondisi kering (eksikator kedap udara berisi silika gel) dan kondisi lembab (eksikator kedap udara berisi air, ditutup dengan kertas lembab). Perlakuan tersebut disimpan pada suhu 0, 10, 20 dan 22-30°C (suhu kamar) dan diulang tiga kali. Benih diuji kadar air dan viabilitasnya setelah disimpan selama 3, 10, 20 dan 30 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa benih yang disimpan dalam kondisi kering, kadar airnya berkisar antara 4-13%. Dalam kondisi ini benih telah mati sejak disimpan tiga hari. Pada kondisi lembab kadar air benih berkisar antara 28-32%. Dalam kondisi ini benih dapat tumbuh, tetapi daya berkecambah dan vigornya cepat menurun pada suhu 20°C atau lebih rendah. Pada suhu 20-30°C daya berkecambah dan vigor benih pada umumnya meningkat setelah disimpan 10 hari dan masih bertahan sampai 30 hari, tanpa penurunan viabilitas yang nyata.
  • Item
    Distribusi Nymfa dan Imago Hindola Fulva Pada Tanaman Cengkeh
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1991-07) Nurmasyah , Adria dan Bastian
    Hindola fulva merupakan salah satu serangga vektor yang berperan dalam penularan penyakit pembuluh kayu cengkeh (BPKC). Untuk efisiensi pengendalian serangga tersebut, dilakukan penelitian tentang distribusi nimfa dan imago pada tanaman cengkeh dewasa berumur sekitar 10 tahun. Penelitian dilakukan di Kecamatan Puyung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari bulan Pebruari sampai Maret 1990. Pengamatan populasi nimfa dan imago dilakukan pada pagi, siang dan sore hari pada tiga sektor tajuk, tanaman, yaitu sektor bawah, tengah dan atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nimfa H. fulva tersebar pada semua sektor tajuk dan populasi tertinggi terdapat pada sektor bawah. Nymfa pada umumnya terdapat pada ranting-ranting muda, daun muda dan paling banyak terdapat pada tulang daun muda. Selanjutnya, imago tersebar hampir merata pada seluruh bagian tajuk, namun pada siang hari imago sebagian besar berkumpul pada sektor bawah tajuk tanaman. Dengan demikian pengendalian H. fulva hendaknya difokuskan pada sektor bawah tajuk.
  • Item
    Metode Pengambilan Dan Ukuran Contoh Telur dan Ulat Pupus pada Tembakau Besuki na oogst
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1991-07) Subiyakto dan Harwanto
    Metode pengambilan dan ukuran contoh untuk menduga populasi telur dan ulat pupus tembakau, Helicoverpa spp. pada tembakau Besuki na oogst diteliti di Jember dari bulan Agustus sampai November 1991. Metode pengambilan contoh yang dicoba adalah searah baris tanaman dan dua arah diagonal dengan ukuran contoh masing-masing 96, 48, 24 dan 12 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan contoh searah baris lebih baik daripada dua arah diagonal dan 12 tanaman merupakan ukuran contoh yang optimal untuk digunakan dalam program pengambilan contoh telur dan ulat pupus tembakau Besuki na oogst.