Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 1883
  • Item
    Kumpulan Anotasi Koleksi Antiquariat Jilid 4
    (Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, 2016) Mulyana, Asep
    Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) merupakan perpustakaan pertanian tertua di Indonesia yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada Mei 1849. PUSTKA memiliki berbagai jenis koleksi, baik koleksi yang terbit pada zaman penjajahan maupun kemerdekaan. Agar koleksi tersebut, khususnya koleksi yang sudah berumur tua (Antiquariat), yang sarat dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan sejarah, dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai rujukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka telah disusun Kumpulan anotasi Jilid 1 (TA2013), Jilid 2 (TA2014), Jilid 3 (TA2015) dan Jilid 4 (TA2016). Melalui Kumpulan Anotasi Profil Koleksi Antiquariat ini diharapkan pengguna, baik peneliti, akademisi, mahasiswa, penyuluh dan masyarakat umum lainnya, dapat dengan mudah mengetahui keberadaan koleksi dan dapat menelusur berbagai pengetahuan masa lampau untuk dikembangkan lebih lanjut. Kumpulan Anotasi Koleksi Antiquariat Jilid 4 berisi keterangan singkat isi buku yang disusun dan dikelompokkan berdasarkan tahun terbit. Buku hanya diterbitkan dalam bentuk e-book yang disimpan pada DVD-ROM. Buku-buku tersebut juga dapat diakses melalui website PUSTAKA.
  • Item
    Profil Koleksi Antiquariat: Kumpulan Anotasi Jilid 3
    (Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, 2015) Kusmayadi, Eka
    Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) merupakan perpustakaan pertanian tertua di Indonesia. Didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada Mei 1849, perpustakaan ini memiliki berbagai jenis koleksi, baik koleksi yang terbit pada zaman penjajahan maupun kemerdekaan. Agar koleksi tersebut, khususnya koleksi yang sudah berumur tua (Antiquariat) yang sarat dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai rujukan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka disusunlah Buku Profil Koleksi Antiquariat Jilid 1, 2 dan 3. Jilid 1 menggunakan anggaran tahun 2013, Jilid 2 dengan anggaran tahun 2014 dan jilid 3 ini. Jilid ke-3 ini adalah anotasi buku Antiquariat pada tahun 2015. Melalui Koleksi Antiquariat Jilid 3 ini diharapkan pengguna, baik peneliti, akademisi, mahasiswa, penyuluh dan masyarakat umum lainnya, dapat dengan mudah menelusur berbagai pengetahuan masa lampau untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengembangan. Koleksi Antiquariat Jilid 3 ini berisi kumpulan anotasi (keterangan singkat yang menggambarkan isi buku) yang disusun dan dikelompokkan berdasarkan tahun terbit, mulai dari tahun 1849 sampai dengan tahun 1980. Buku tersebut diterbitkan dalam dua bentuk, yaitu tercetak dan E-book dalam bentuk DVD-ROM. Selain itu, buku-buku tersebut juga dapat diakses melalui website PUSTAKA.
  • Item
    Hasil Percobaan Varietas Rosella di Kebun Percobaan Pasirian
    (Pusat penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1979-10) M.S. Cholil, Machfudz, dan M. Saleh
    Penelitian ini membandingkan lima varietas rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) di Kebun Percobaan LPTI Pasirian, Lumajang selama musim tanam 1976/1977 dan 1977/1978. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Hs. 36 merupakan varietas terbaik karena menghasilkan produksi per hektare tertinggi dan kualitas serat terbaik dibandingkan varietas Hs. 23, Hs. 40, Hs. 42, dan Hs. 47. Selain itu, kondisi iklim terbukti berperan penting dalam menentukan produksi dan rendemen serat rosella.
  • Item
    8. Pengamatan Komponen Buah Kelapa Nias Dwarf di Kebun Induk Bone-Bone
    (Pusat penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1979-10) Musa Palilu
    Penelitian ini mengamati komponen buah kelapa Nias Yellow Dwarf pada panen pertama di Kebun Induk Kelapa Bone-Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen bobot buah, bobot daging buah, tebal daging buah, ketebalan endosperma, dan bobot kopra memiliki tingkat keragaman yang rendah hingga hampir seragam. Ditemukan korelasi positif antara tebal daging buah dengan bobot daging buah dan bobot kopra. Oleh karena itu, komponen-komponen tersebut dapat dijadikan pedoman dalam seleksi pohon induk kelapa untuk pemuliaan dan peningkatan produksi kopra.
  • Item
    Penelitian Jumlah Populasi Meloidogyne incognita dan pH Tanah pada Tanaman Lada di Bangka
    (Pusat penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1979-10) I. Mustika
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi nematoda Meloidogyne incognita dan tingkat pH tanah terhadap perkembangan nematoda serta pertumbuhan tanaman lada di Bangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah nematoda yang diinokulasikan berpengaruh nyata terhadap perkembangbiakannya, terutama pada tingkat 100 ekor per kg tanah steril, sedangkan pH tanah tidak berpengaruh nyata terhadap perkembangan nematoda. Pertumbuhan tanaman lada meningkat tiga bulan setelah inokulasi pada perlakuan 1.000 ekor nematoda per kg tanah, tetapi menurun setelah lima bulan. Perbedaan pH tanah umumnya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman, kecuali pada pH 6,0–6,5 yang menunjukkan pertumbuhan lebih baik dibandingkan pH 4,5–5,0 tiga bulan setelah inokulasi.