Pengelolaan Lahan Sawah Bukaan Baru untuk Budi Daya Padi

Loading...
Thumbnail Image
Date
1995
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Pencetakan sawah baru sebagian besar dilakukan di lahan kering yang umumnya didominasi oleh tanah mineral masam seperti Ultisol dan Oksisol. Pemanfaatan lahan ini untuk sawah menyebabkan meningkatnya ketersediaan besi yang setelah melampaui batas tertentu menimbulkan keracunan pada tanaman padi. Keracunan ini di samping disebabkan oleh tingginya tingkat ketersediaan besi, juga dirangsang oleh kekahatan unsur hara seperti P, K, Ca, Mg, dan Zn. Keracunan besi menyebabkan terbatasnya pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman dan menurunkan hasil 25-50%. Pengelolaan lahan sawah bukaan baru dapat dilakukan dengan pemakaian varietas toleran keracunan besi, pemberian bahan organik, pemupukan P dan K lebih tinggi, pemupukan kalium dengan 2 atau 3 kali pemberian pada 0, 30 dan 60 hst, dan pengaturan sistem drainase yaitu mengeringkan lahan selama I minggu dengan interval 1 atau 2 minggu setelah tanam, serta pengolahan tanah yang intensif dan pengompakan tanah.
Description
Keywords
Citation
Collections