Pengelolaan Lahan Sawah Bukaan Baru untuk Budi Daya Padi

dc.contributor.authorBurbey
dc.contributor.authorAgusli Taher
dc.date.accessioned2026-09-17T16:19:34Z
dc.date.available2026-09-17T16:19:34Z
dc.date.issued1995
dc.description.abstractPencetakan sawah baru sebagian besar dilakukan di lahan kering yang umumnya didominasi oleh tanah mineral masam seperti Ultisol dan Oksisol. Pemanfaatan lahan ini untuk sawah menyebabkan meningkatnya ketersediaan besi yang setelah melampaui batas tertentu menimbulkan keracunan pada tanaman padi. Keracunan ini di samping disebabkan oleh tingginya tingkat ketersediaan besi, juga dirangsang oleh kekahatan unsur hara seperti P, K, Ca, Mg, dan Zn. Keracunan besi menyebabkan terbatasnya pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman dan menurunkan hasil 25-50%. Pengelolaan lahan sawah bukaan baru dapat dilakukan dengan pemakaian varietas toleran keracunan besi, pemberian bahan organik, pemupukan P dan K lebih tinggi, pemupukan kalium dengan 2 atau 3 kali pemberian pada 0, 30 dan 60 hst, dan pengaturan sistem drainase yaitu mengeringkan lahan selama I minggu dengan interval 1 atau 2 minggu setelah tanam, serta pengolahan tanah yang intensif dan pengompakan tanah.
dc.identifier.isbn979-8161-51-3
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/32648
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.titlePengelolaan Lahan Sawah Bukaan Baru untuk Budi Daya Padi
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
13. Pengelolaan Lahan Sawah Bukaan Baru untuk Budi Daya Padi.pdf
Size:
2.26 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections