POTENSI KULIT JERUK SEBAGAI BAHAN ОВАТ
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Limbah hasil pengolahan jeruk adalah berupa kulit, pulp (ampas) dan biji. Jumlahnya
dapat mencapai 40-50% dengan residu terbanyak biasanya berupa kulit dengan jumlah hampir
seperempat dari massa buah. Dari kulit jeruk dapat diekstraksi minyak kulit jeruk yang
mengandung beragam komponen sebagai bahan antimikroba dan antikanker. Kompcnen yang
umumnya terkandung dalam minyak kulit jeruk adalah limonen, mirsen, linalool, oktanal, decanal,
sitronelal, neral, geranial, valensen, dan sinensial. Minyak kulit jeruk diketahui mempunyai
efektifitas terhadap bakteri seperti Bacilus cereus, B. coagulans, B. subtilis, Eschericia coli,
Pseudomonas aeruginosa dan Staphylecoccus aureus. Senyawa d-limonen yang terkandung lebih
dari 90% dalam minyak kulit jeruk menunjukkan aktivitas kemopreventif terhadap beberapa jenis
kanker. Kandungan senyawa total polife nol dan flavonoid yang terdapat dalam kulit jeruk juga
potensial sebagai antioksidan yang dapat digunakan untuk keperluan industri pangan maupun
obat-obatan.