Laporan Peserta Diklat
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
Now showing 1 - 5 of 796
- ItemOptimalisasi penyuluhan Smart ASN dalam pemanfaatan mikroorganisme lokal pelepah pisang dengan pendekatan pembelajaran langsung di Desa Tabanggele(BBPMKP, 2026) FITRIA, Azizah NurulRancangan aktualisasi ini disusun sebagai respons terhadap belum optimalnya pemanfaatan pupuk organik cair berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) pelepah pisang oleh petani di Desa Tabanggele, yang dipengaruhi oleh keterbatasan akses informasi, minimnya media pembelajaran, serta kurangnya pendampingan yang intensif. Melalui pendekatan penyuluhan yang partisipatif dan berorientasi praktik, kegiatan ini dirancang untuk menempatkan petani sebagai pelaku utama yang terlibat langsung dalam proses belajar, mencoba, hingga mengevaluasi hasil guna menumbuhkan kemandirian dalam mengembangkan inovasi usaha tani. Selain itu, pelaksanaan aktualisasi ini juga menjadi wujud penguatan peran profesional penyuluh melalui penginternalisasian nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK—seperti akuntabilitas, kompetensi, kolaborasi, dan orientasi pelayanan—dalam tindakan nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyuluhan kepada masyarakat.
- ItemPeningkatan produktivitas hortikultura melalui pemanfaatan Kompos Blok pada kelompok tani Harapan Sejahtera di Kelurahan Mengkatip: Laporan Aktualisasi(BBPMKP, 2026) HASUGIAN, SartonoLaporan aktualisasi berjudul "Pembuatan Kompos Blok untuk Penanaman Hortikultura sebagai Solusi Mengatasi Rendahnya Pemanfaatan Bahan Organik untuk Meningkatkan Ketahanan Tanah terhadap Genangan di Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir" ini disusun untuk menjawab permasalahan minimnya pemanfaatan bahan organik serta kelangkaan pupuk kimia akibat kendala geografis wilayah pinggiran Sungai Barito yang hanya dapat diakses melalui jalur air. Pelaksanaan aktualisasi ini memberikan dampak nyata dalam mengubah pola pikir petani Kelompok Tani Harapan Sejahtera untuk mengadopsi inovasi kompos blok guna memperbaiki media tanam dan meningkatkan produktivitas usahatani secara mandiri. Seluruh proses kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK—di mana nilai Berorientasi Pelayanan menjadi yang paling dominan—serta didukung oleh konsep Manajemen ASN dan Smart ASN. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi alternatif pemupukan yang efektif, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara profesional dan berkelanjutan.
- ItemJAWARA (Jakaba Wujudkan Alam Ramah dan Asri): Optimalisasi pemanfaatan air cucian beras sebagai media JAKABA (Jamur Keberuntungan Abadi) melalui demonstrasi pembuatan pupuk organik cair di Kelurahan Uepai: Laporan Aktualisasi(BBPMKP, 2026) MAHARANI, Andi PutriLaporan aktualisasi berjudul "JAWARA (Jakaba Wujudkan Alam Ramah dan Asri): Optimalisasi Pemanfaatan Air Cucian Beras sebagai Media JAKABA (Jamur Keberuntungan Abadi) Melalui Demonstrasi Pembuatan Pupuk Organik Cair di Kelurahan Uepai Kabupaten Konawe" ini bertujuan untuk mengatasi tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta belum optimalnya pemanfaatan limbah air cucian rumah tangga. Kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan melalui empat tahapan utama, meliputi pendataan kelompok tani, pembuatan mandiri pupuk organik cair JAKABA, sosialisasi dan demonstrasi, serta evaluasi dan rekomendasi keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan Program JAWARA terbukti memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani untuk memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan yang ekonomis serta mandiri. Dari sisi pelaksanaan, penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK—dengan nilai Kompeten yang paling mendominasi—mampu mendorong terselenggaranya penyuluhan yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pelayanan. Program ini diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kelurahan Uepai.
- ItemPemanfaatan gulma sebagai biosaka guna mewujudkan pertanian berkelanjutan ramah lingkungan di BPP Selangit: Laporan Aktualisasi(BBPMKP, 2026) YULIANTI, TiaKegiatan aktualisasi ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Selangit dengan mengangkat isu belum adanya pemanfaatan gulma sebagai biosaka. Gulma selama ini masih dipandang sebagai tanaman pengganggu dan belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi sebagai bahan alami yang dapat mendukung kesehatan tanaman dan penerapan pertanian berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan aktualisasi dengan judul “Pemanfaatan Gulma sebagai Biosaka Guna Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan Ramah Lingkungan di BPP Selangit.” Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dalam memanfaatkan gulma sebagai biosaka melalui kegiatan penyuluhan dan demonstrasi secara langsung. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan kegiatan aktualisasi, penyusunan materi penyuluhan dan media edukasi, demonstrasi pembuatan serta pengaplikasian biosaka pada demplot, penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan petani, serta penyusunan laporan aktualisasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penerapan Manajemen ASN melalui pelaksanaan tugas secara profesional, terencana, dan berorientasi hasil, serta mendukung penguatan kompetensi Smart ASN melalui kemampuan adaptasi, inovasi, dan pemanfaatan media edukasi dalam kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap pemanfaatan gulma sebagai biosaka yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata dari pretest sebesar 67 menjadi posttest sebesar 81 atau meningkat sebesar 20,9%. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong perubahan pola pikir petani terhadap pemanfaatan sumber daya lokal serta mendukung terwujudnya pertanian yang lebih ramah lingkungan, mandiri, dan berkelanjutan.
- ItemAkselerasi literasi digital penyuluh pertanian dalam pemetaan lahan melalui media interaktif 'POLYGON-PEDIA' di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Lindu: Laporan Aktualisasi(BBPMKP, 2026) ALVIANALaporan aktualisasi berjudul "Akselerasi Literasi Digital Penyuluh Pertanian dalam Pemetaan Lahan melalui Media Interaktif 'POLYGON-PEDIA' di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian Lindu" ini disusun untuk mengatasi permasalahan belum lengkapnya data poligon lahan petani secara menyeluruh akibat minimnya standar operasional prosedur (SOP) baku bagi para penyuluh. Pelaksanaan aktualisasi ini mencakup 5 kegiatan utama, mulai dari tahap persiapan, pengumpulan data dan materi, pembuatan media interaktif "POLYGON-PEDIA", pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis, hingga evaluasi dan pelaporan hasil di BPP Lindu. Melalui penerapan media interaktif ini, diharapkan kualitas pelayanan penyuluh kepada petani dapat meningkat secara signifikan. Seluruh rangkaian kegiatan juga dilandasi oleh pengaktualisasian nilai-nilai dasar BerAKHLAK, yang membentuk profesionalisme serta kemampuan adaptasi ASN terhadap perkembangan teknologi dan perubahan yang ada.