Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Ruhnayat, Agus"

Now showing 1 - 11 of 11
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    APLIKASI MODEL PEMUPUKAN BERIMBANG PADA TANAMAN CENGKEH (Syzigium aromaticum)
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2007) Ruhnayat, Agus
  • No Thumbnail Available
    Item
    Bercocok Tanam Mengkudu (Morina citrifolia L.)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2002) Djauhariya, Endjo; Ruhnayat, Agus
    Tanaman mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman obat yang cukup potensial untuk dikembangkan. Hampir semua bagian tanaman mengkudu mengandung berbagai zat yang berguna untuk pengobatan maupun menjaga kesehatan. Daun mengkudu mengandung berbagai zat yang berguna untuk pengobatan maupun menjaga kesehatan tubuh. Daun mengkudu mengandung protein, zat kapur, zat besi, karoten dan askorbin. Kulit akarnya mengandung senyawa morindin, morindon, aligerin-d-methyleter, dan soranyideal. Senyawa-senyawa yang beperan dalam pengobatan adalah yang terdapat dalam sari buahnya antara lain xeronin, proxeronin, proxeronase, serotonin, zat anti kanker (damnacanthal),scopoletin, vitamin A, vitamin C, anti oksidan, mineral (kalium, natrium, kalsium, zat besi), protein, karbohidrat, kalori, lemak, karbohidrat, niamin, thiamin dan riboflavin. Pemanfaatan mengkudu sebagai obat dan sayuran sudah dikenal sejak jaman dulu tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh belahan dunia.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Budidaya Tanaman Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2002) Taryono; Ruhnayat, Agus
    Tanaman lidah buaya (Aloe vera) berasal dari Kepulauan Canary, sebelah barat Afrika dan diperkirakan masuk ke Indonesia mulai pada abad ke 17. Namun ada pendapat yang mengatakan bahwa lidah buaya merupakan tanaman asli dari dataran Asia dan Amerika. Manfaat lidah buaya telah dikenal sejak lama, ragam unsur yang terkandung dalam sari lidah buaya mampu meningkatkan daya sembuh yang luar biasa bagi tubuh manusia dan banyak dipakai untuk kosmetika. Konon, Cleopatra dan Nafertiti, dua wanita cantik yang pernah hidup di zaman Mesir kuno merawat kecantikan diri mereka dengan cara menggunakan gel Aloe vera untuk mandi. Suku Indian Amerika menganggapnya sebagai tumbuhan dewa karena khasiatnya untuk menyembuhkan bermacam luka. Literatur lama memaparkan bahwa tanaman ini berguna untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit, jamur, kulit terbakar, gigitan ular, juga sebagai hair tonik untuk merangsang pertumbuhan rambut. Lebih dari 17 jenis lidah buaya telah dibudidayakan di daerah tropis, namun sampai saat ini hanya ada tiga jenis yang diusahakan untuk tujuan komersial yaitu: Aloe barbadensis dari Amerika, Aloe ferox dari Afrika, dan Aloe Sinensis dari Asia (Cina). Aloe Barbadensis adalah yang terbaik karena lebih tahan terhadap hama dan penyakit, ukurannya jauh lebih besar dibanding jenis lainnya. Zat-zat yang terkandung pada jenis tersebut paling lengkap, yakni lebih dari 75 macam zat yang sangat diperlukan tubuh, dan yang terpenting aman untuk dikonsumsi. Tanaman lidah buaya ada juga jenis beracun.
  • No Thumbnail Available
    Item
    KUNJUNGAN ILMIAH KE UNIVERSITAS IBARAKI, JEPANG : Warta balittro Vol 32, No. 63 Juni 2015
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-06-01) Ruhnayat, Agus; Setiawan; Manoi, Feri; Bagem, S
    Peningkatan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit dapat dilakukan melalui pemberian hara dengan imbangan yang tepat. Terdapat dua mekanisme utama bahwa unsur hara dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit, yaitu (1) pembentukan hambatan mekanik, terutama melalui pengembangan dinding sel lebih tebal dan (2) sintesis senyawa pertahanan alam, seperti fitoaleksin, antioksidan, dan flavonoid yang memberikan perlindungan terhadap patogen. Saat ini penelitian pengaruh imbangan hara terhadap ketahanan beberapa tanaman rempah dan obat (lada dan jahe) terhadap penyakit sedang berlangsung di Balittro. Untuk mendukung kegiatan kegiatan di Balittro dan memperluas wawasan peneliti dalam bidang peningkatan ketahanan tanaman terhadap penyakit melalui imbangan hara, telah dilakukan kunjungan ilmiah ke Fakultas Pertanian Universitas Ibaraki dan Institusi lainnya di Jepang pada tanggal 30 Juli – 12 Agustus 2014. Tujuan utama kunjungan adalah mempelajari cara identifikasi penanda peningkatan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit melalui imbangan hara/ pemupukan dan analisa kimia minyak atsiri.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENENTUAN KEBUTUHAN POKOK UNSUR HARA N, P, K UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN PANILI (Vanilla planifolia Andrews)
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2007) Ruhnayat, Agus
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Penyediaan Benih Jambu Mete Unggul secara cepat melalui Mikro Grafting
    (Unit Penerbitan dan Publikasi Balittro, 2014-12-02) Ruhnayat, Agus; Syakir, Muhammad; Balittro
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Petunjuk Teknis Pembenihan Tanaman Cengkeh (Euegenia aromaticum)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2012) Ruhnayat, Agus; Wahyudi, Agus
    Tanaman cengkeh dapat diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan generatif lebih mudah dilakukan dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, akan tetapi benih yang dihasilkan belum tentu sama dengan sifat induknya. Perbanyakan vegetative relatif lebih sulit dan masih dalam proses penyempurnaan penelitian. Tulisan ini mengungkapkan hasil penelitian maupun studi literatur tentang petunjuk teknis pembenihan tanaman cengkeh mulai dari cara penyiapan benih, persemian, dan penanaman benih. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian telah meneliti dan memiliki berbagai informasi mengenai pembenihan tanaman cengkeh yang langsung dapat diaplikasikan oleh masyarakat.
  • No Thumbnail Available
    Item
    RESPON TANAMAN CABE JAWA PRODUKTIF TERHADAP PEMUPUKAN DI SUMENEP MADURA
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2011) Ruhnayat, Agus; Muljati, Rosita Sri; Haryudin, Wawan
  • No Thumbnail Available
    Item
    RESPON TANAMAN LADA PERDU TERHADAP PEMUPUKAN NPK PADA JENIS TANAH INCEPTISOLS DAN ULTISOLS
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2011) Ruhnayat, Agus
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Syarat Mutu Beberapa Minyak Atsiri
    (Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, 2011) Ma’mun; Ruhnayat, Agus; Asman, ArifuI; Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Teknologi Unggulan Vanili: Perbenihan dan Budidaya Pendukung Varietas Unggul
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2017) Hadipoentyanti, Endang; Ruhnayat, Agus; Udarno, Laba
    Besar harapan kami Booklet Teknologi Unggulan Tanaman Perkebunan ini dapat digunakan sebagai sumber informasi tanaman perkebunan bagi para pengguna, masyarakat ilmiah, dan masyarakat umum. Kami mengucapkan terima kasih kepada para penyusun, penyunting, dan redaksi pelaksana yang sudah bekerja keras untuk terselesaikannya booklet ini. Saran dan kritik untuk penyempurnaan buku ini sangat kami harapkan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback