Budidaya Tanaman Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
No Thumbnail Available
Date
2002
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Tanaman lidah buaya (Aloe vera) berasal dari Kepulauan Canary,
sebelah barat Afrika dan diperkirakan masuk ke Indonesia mulai pada abad ke
17. Namun ada pendapat yang mengatakan bahwa lidah buaya merupakan
tanaman asli dari dataran Asia dan Amerika. Manfaat lidah buaya telah dikenal
sejak lama, ragam unsur yang terkandung dalam sari lidah buaya mampu
meningkatkan daya sembuh yang luar biasa bagi tubuh manusia dan banyak
dipakai untuk kosmetika. Konon, Cleopatra dan Nafertiti, dua wanita cantik
yang pernah hidup di zaman Mesir kuno merawat kecantikan diri mereka
dengan cara menggunakan gel Aloe vera untuk mandi. Suku Indian Amerika
menganggapnya sebagai tumbuhan dewa karena khasiatnya untuk
menyembuhkan bermacam luka. Literatur lama memaparkan bahwa tanaman
ini berguna untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit, jamur, kulit
terbakar, gigitan ular, juga sebagai hair tonik untuk merangsang pertumbuhan
rambut.
Lebih dari 17 jenis lidah buaya telah dibudidayakan di daerah tropis,
namun sampai saat ini hanya ada tiga jenis yang diusahakan untuk tujuan
komersial yaitu: Aloe barbadensis dari Amerika, Aloe ferox dari Afrika, dan
Aloe Sinensis dari Asia (Cina). Aloe Barbadensis adalah yang terbaik karena
lebih tahan terhadap hama dan penyakit, ukurannya jauh lebih besar dibanding
jenis lainnya. Zat-zat yang terkandung pada jenis tersebut paling lengkap, yakni
lebih dari 75 macam zat yang sangat diperlukan tubuh, dan yang terpenting
aman untuk dikonsumsi. Tanaman lidah buaya ada juga jenis beracun.