Browsing by Author "Rosman, Rosihan"
Now showing 1 - 15 of 15
Results Per Page
Sort Options
- ItemBudidaya Vanili(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2018-10-29) Kartikawati, Andriana; Rosman, Rosihan-
- ItemInovasi Teknologi Budidaya Vanili Berbasis Ekologi(Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2010) Rosman, Rosihan; Badan Penelitian dan Pengembangan PertanianIndonesia saat ini termasuk negara kedua penghasil vanili di dunia, setelah Madagaskar. Kebutuhan vanili dunia sekitar 2000 ton per tahun dan volume ekspor Indonesia baru mencapai 539,7 ton, sehingga prospek pengembangannya masih cukup besar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut serta mencermati kondisi tanaman di lapang, mutu produk, dan daya saing yang masih rendah maka upaya pengembangan vanili harus didukung oleh inovasi teknologi yang tepat.
- ItemKemungkinan Pengembangan Tanaman Cengkeh Pada Tanah Podsolik di Bone-Bone Sulawesi Selatan(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 1987) Rosman, Rosihan
- ItemPENENTUAN DOSIS PUPUK PADA TANAMAN PALA : Warta balittro Vol. 38 No. 76 Tahun 2021(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2021-12-01) Rosman, RosihanDala (Myristica fragrants HouttL.) adalah salah satu tanaman perkebunan yang sepanjang hidupnya membutuhkan nutrisi dari tanah. Nutrisi yang paling utama dibutuhkan adalah unsur N, P dan K yang berasal dari pupuk. Jumlah pupuk yang dibutuhkan berbeda setiap tahun tergantung kandungan N (Nitrogen), P (Phosfor) dan K (Kalium) di dalam tanah. Ke tiga unsur ini penting dalam tumbuh kembangnya tanaman hingga menghasilkan. Bagaimana menghitung kebutuhan pupuk N, P dan K diuraikan pada bagian selanjutnya.
- ItemPENGARUH KEKERINGAN PADA TANAH BERGARAM NaCl TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2010) Kurniasari, Anna Median; Adisyahputra, Adisyahputra; Rosman, Rosihan
- ItemPENGARUH KONSENTRASI DAN FREKWENSI PEMBERIAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN PANILI DI PEMBIBITAN(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2004) Rosman, Rosihan; Soemono, S; Suhendra, Suhendra
- ItemPENGARUH NAUNGAN DAN PUPUK FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI NILAM (Pogostemon cablin Benth.)(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2004) Rosman, Rosihan; Setyono, Setyono; Suhaeni, H
- ItemPengaruh Pupuk N, P dan K Terhadap Perumbuhan dan Hasil Tanama Serai Dapur di Tanah Latosol Citayam(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 1994) Rosman, Rosihan; Muhammad, Herry; -; Suryadi, Rudi; -; Emmyzar, NFN; -; Permana, Rachman; -
- ItemPENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH TERHADAР KADAR MINYAK KOMANDRAH (Croton tiglium L)(BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Rosman, RosihanPenelitian untuk mengetahui tingkat kemasakan buah terhadap kadar minyak komandrah (Croton tiglium L) telah dilakukan di Kebun percobaan Cimanggu dan di Laboratorium Balai Fenelitian Tanaman Obat dan Aromatika mulai bulan Mei hingga Juni 2007.Buah yang digunakan adalah buah berwarna hijau keunguan (biji berwarna coklat muda), buah berwarna kuning keunguan (biji agak kehitaman), dan buah warna buah ungu (warna biji coklat tua). Buah dianalisis kadar minyaknya dengan menggunakan ekstraksi shokhlet dengan pelarut hexane. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar minyak komandrah tertinggi didapat dari buah komandrah berwarna kuning keunguan (biji berwarna agak kehitaman) yaitu 26,26% diikuti dengan buah warna buah ungu (warna biji coklat tua) yaitu 25,88 %. Untuk mendapatkan kadar minyak yang tinggi panen sebaiknya dilakukan bila buah per tandan sudah sudah berwarna kuning keunguan hingga ungu.
- ItemPENGEMBANGAN TANAMAN EUCALYPTUS SEBAGAI PENGHASIL MINYAK ATSIRI DAN PANJATAN TANAMAN LADA : Warta balittro Vol. 37 No. 74 tahun 2020(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2020-12-01) Rosman, RosihanEucalyptus merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Minyak dihasilkan dari penyulingan daun. Tanaman ini berpeluang untuk disanding dengan tanaman lada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman eucalyptus dapat dikembangkan sebagai panjatan tanaman lada. Untuk mendapatkan hasil minyak dan buah lada diperlukan teknologi budidaya yang tepat, mulai dari penentuan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pengolahan hasil. Benih eukalyptus yang digunakan tinggi antara 50-100 cm dan lada ditanam setelah eukalyptus tingginya lebih dari 150 cm atau setelah 5-7 bulan di tanam. Sebagai tanaman atsiri, eukalyptus memungkinkan disuling daunnya untuk menghasilkan minyak atsiri dari hasil pangkasan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan intensitas cahaya yang diterima tanaman lada. Daun eukalyptus dapat juga di panen ketika sudah rimbun. Sebagai panjatan tanaman lada, hal yang perlu diamati lebih intensif, terutama ketika sulur lada lepas dari batang eukalyptus, pemangkasan cabang eukalyptus dan pemotongan ujung batang setelah mencapai ketinggian tertentu.
- ItemPERAN TEKNOLOGI PEMBUNGAAN DALAM MENENTUKAN PRODUKSI TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) : Warta balittro Vol. 37 No. 74 tahun 2020(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2020-12-01) Rosman, RosihanTeknologi untuk menghasilkan bunga pada tanaman vanili sangat menentukan dala m pengembangan tanaman vanili. Untuk itu, pengembangan vanili tanpa memperhatikan kebutuhan lingkungannya, terutama untuk dapat berbunga sangatlah penting. Kesesuaian lahan dan iklim serta tindakan agronomi sangat berperan. Bila ke tiga faktor ini diabaikan maka penanaman vanili akan sia-sia, bahkan bila tidak sesuai dengan kondisi lingkungannya terutama iklim dan lahan, tanaman vanili tidak akan berbunga, yang berarti kegagalan dalam pengembangannya. Untuk itu, penyesuaian lahan, iklim, dan tindakan teknologi budidaya sangat diperlukan. Penyesuaian iklim terutama intensitas cahaya (50%) dan bulan kering (2-3 bulan), sedangkan tanah adalah kadar air tanah (mendekati titik layu permanen). Tindakan teknologi budi daya, yaitu pemangkasan pohon pelindung/ panjatan dan sulur.
- ItemPRODUKSI KAYUMANIS INDONESIA (Cinnamomum burmanii) : Warta balittro Vol. 38 No. 76 Tahun 2021(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2021-12-01) Rosman, RosihanKayumanis merupakan salah satu tanaman perkebunan sebagai bahan baku rempah dan obat. Saat ini, Indonesia merupakan penghasil terbesar di dunia. Negara lain yang dapat dianggap sebagai pesaing Indonesia dalam mengembangkan tanaman kayumanis adalah Cina, Vietnam dan Srilanka. Perkembangan kayumanis Indonesia dalam 10 tahun terakhir cukup mengkhawatirkan, karena mengalami penurunan produksi. Indonesia perlu lebih meningkatkan produksinya > 3% dari kebutuhan dunia.
- ItemStudi Keadaan dan Iklim Akar Wangi di Daerah Sukakarya Kabupaten Garut, Jawa Barat(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 1990) Rosman, Rosihan; Tasma, I Made; -
- ItemStudi Kesesuaian Lahan dan Iklim Untuk Tanaman Kapulaga Sabrang(Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 1987) Rosman, Rosihan
- ItemUPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS NILAM (Pogostemon cablin Benth.) : Warta balittro Vol 32, No. 64 Desember 2015(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-12-01) Setiawan; Rosman, RosihanNilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Luas areal tanaman nilam Indonesia menurut Ditjenbun tahun 2011 sebesar 24.718 ha. Produktivitas tanaman masih cukup tinggi, yaitu rata-rata 331 kg minyak/ha, namun tahun 2011 menurun menjadi 111 kg/ha. Upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman sangat diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya produktivitas dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknologi budi daya yang telah dihasilkan meliputi kesesuaian lahan dan iklim, varietas unggul, pemupukan, dan penanganan pasca panen yang tepat.