PENGEMBANGAN TANAMAN EUCALYPTUS SEBAGAI PENGHASIL MINYAK ATSIRI DAN PANJATAN TANAMAN LADA : Warta balittro Vol. 37 No. 74 tahun 2020
No Thumbnail Available
Date
2020-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Eucalyptus merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri. Minyak dihasilkan dari penyulingan
daun. Tanaman ini berpeluang untuk disanding dengan tanaman lada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman eucalyptus dapat dikembangkan sebagai panjatan tanaman lada. Untuk mendapatkan hasil minyak dan buah lada diperlukan teknologi budidaya yang tepat, mulai dari penentuan lahan,
penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pengolahan hasil. Benih eukalyptus
yang digunakan tinggi antara 50-100 cm
dan lada ditanam setelah eukalyptus tingginya lebih dari 150 cm atau setelah
5-7 bulan di tanam. Sebagai tanaman
atsiri, eukalyptus memungkinkan disuling daunnya untuk menghasilkan minyak atsiri dari hasil pangkasan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan intensitas cahaya yang diterima tanaman
lada. Daun eukalyptus dapat juga di panen ketika sudah rimbun. Sebagai
panjatan tanaman lada, hal yang perlu diamati lebih intensif, terutama ketika
sulur lada lepas dari batang eukalyptus, pemangkasan cabang eukalyptus dan pemotongan ujung batang setelah mencapai ketinggian tertentu.