Uji Patogenisitas Virus Avian Influenza (AI) subtipe H5N1 sebagai Kandidat Virus Tantang Pada Uji Potensi Vaksin Avian Influenza

Abstract
Virus Avian Influenza yang menyerang Unggas termasuk dalam kategori zoonosis yang artinya dapat menular ke manusia. Pengendalian terhadap penyakit Avian Influenza ini terus digalakan oleh pemerintah. Penyakit ini mempunya dampak ekonomi yang sangat besar pada industry perunggasan karena menyebabkan mortalitas dan morbiditas yang tinggi, penurunan produksi dan peningkatan biaya pengobatan dan penanggulangan. Virus Influenza A sendiri yang menginfeksi Unggas dapat dibagi menjadi dua kelompok berbeda berdasarkan kemampuannya. Virus Influenza yang ringan masuk kedalam kategori Low Pathogeniz Avian Influenza (LPAI) dan virus Influenza yang sangat ganas menyebabkan ‘fowl plauque’ atau biasa disebut High Pathogenic Avian Influenza (HPAI). Virus ini termasuk kedalam subtype H5 dan H7. Penyebaran virus AI H5N1 pada ungags di Asia, Timur Tengah dan Afrika telah memicu kekhawatiran pandemic manusia dan mendorong upaya pengembangan vaksin H5N1. Pada pengkajian ini telah dilakukan uji patogenisitas bedasarkan referensi dari the Office International des Epizooties (OIE) terhadap 2 kandidat virus tantang AI yaitu strain A/Chicken/Barru/BBVM41-13/2-13 dan A/Chicken/Semarang/04141225-07/2014. Pengujian menggunakan ayam SPF usia 6 minggu yang di inokulasi virus AI dengan konsentrasi sebanyak 1/10 sebanyak 0,1 mL secara intravena. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap kedua virus AI menunjukkan nilai IVPI 3,0. Virus A/Chicken/Barru/BBVM41-13/2-13 dan A/Chicken/Semarang/04141225-07/2014 masuk kedalam kategori High Pathogenic Avian Influenza (HPAI).
Description
Keywords
AVIAN INFLUENZA VIRUS, VACCINES, PATHOGENICITY, TESTING, AGGLUTININS, CHICKENS
Citation