Inovasi Media Video Edukatif Prosedur Praktikum Kultur Jaringan

No Thumbnail Available
Date
2026
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru
Abstract
Pelaksanaan praktikum kultur jaringan pada pendidikan vokasi pertanian sering kali menghadapi kendala tingginya risiko kesalahan teknis prosedur akibat keterbatasan visualisasi dalam metode instruksi lisan konvensional. Inovasi media video edukatif dirancang sebagai media pembelajaran digital interaktif untuk memberikan panduan visual yang sistematis, runtut, dan mudah dipahami oleh siswa sebelum melakukan kerja nyata di laboratorium. Tujuan dari penerapan teknologi pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pemahaman mandiri, meminimalkan kesalahan teknis penggunaan alat-bahan, serta mendukung adaptasi teknologi digital di lingkungan sekolah. Prosedur praktik terbaik (best practice) dalam implementasi teknologi ini disusun melalui enam tahapan berurutan: (1) pelaksanaan pre-test untuk mengukur basis pemahaman awal siswa; (2) penyusunan naskah (script) dan papan cerita (storyboard); (3) perekaman video dokumentasi seluruh tahapan prosedur kultur jaringan di laboratorium; (4) penyuntingan (editing) dan publikasi video; (5) pemanfaatan video sebagai media pembelajaran mandiri pra-praktikum; serta (6) pelaksanaan post-test guna mengevaluasi tingkat peningkatan pemahaman kognitif siswa dan efektivitas media. Syarat implementasi memerlukan perangkat dokumentasi (kamera/telepon genggam, tripod, mikrofon, komputer editing), gawai akses (smartphone/laptop), serta fasilitator materi dari guru atau Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Hasil penerapan teknologi ini menunjukkan keunggulan langsung dalam menyajikan materi demonstrasi laboratorium secara visual dan adaptif, serta fleksibel untuk diputar secara berulang guna mendukung metode belajar mandiri. Keterbatasan dari inovasi ini terletak pada ketergantungan terhadap ketersediaan perangkat elektronik penunjang akses serta dibutuhkannya waktu, keterampilan penyuntingan, dan sumber daya khusus dalam proses produksinya. Saat ini, status adopsi video edukatif ini telah disebarluaskan secara internal kepada siswa SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru dan belum menyasar petani adopter luar. Kata Kunci: Video Edukatif, Kultur Jaringan, Media Pembelajaran Digital, Pendidikan Vokasi, Eksperimen Laboratorium.
Description
Kebaruan dari teknologi instruksional ini terletak pada transformasi panduan cetak/lisan menjadi media audio-visual interaktif terstruktur yang dapat diakses oleh siswa kapan saja dan di mana saja melalui gawai pribadi (smartphone atau laptop). Melalui integrasi naskah (script) dan papan cerita (storyboard), video ini mendemonstrasikan secara runtut seluruh alur kerja laboratorium, mulai dari pengenalan alat-bahan, sterilisasi, hingga teknik multiplikasi eksplan secara aseptik.
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A01 Agriculture - General aspects/Pertanian Aspek Umum, C Education, extension, and advisory work/Pendidikan, Penyuluhan Pertanian
Citation
Collections