Pemanfaatan Teknik Markah Molekuler Untuk Perbaikan Varietas Padi

No Thumbnail Available
Date
2008-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Pendahuluan Pemuliaan tanaman bersama dengan teknik produksi lainnya telah berperan dalam peningkatan produksi pangan dunia. Varietas IR64 yang dilepas pada tahun 1984 merupakan salah satu mega variety dan telah banyak dijadikan tetua dalam program pemuliaan; untuk perbaikan sifat ketahanan terhadap hama/penyakit, toleransi terhadap cekaman lingkungan abiotik, dan potensi hasil. Pemuliaan tanaman menerapkan prinsip-prinsip genetika untuk perbaikan varietas tanaman dalam pengaplikasian disiplin ilmu agronomi, botani, genetika, sitogenetika, genetika molekuler, fisiologi, patologi, entomologi, biokimia, dan statistik. Seiring dengan perkembangan ilmu-ilmu pendukung tersebut, teknik pemuliaan tanaman pun berkembang dan memberikan harapan untuk keberhasilan dan efisiensi yang tinggi. Salah satu momentum penting dalam penelitian tanaman padi adalah selesainya sekuensing genom tanaman padi, khususnya varietas Nipponbare subspesies Japonika dan kultivar 93-11 subspesies Indika. Data sekuen tersebut dapat diakses oleh publik dan tersedia di beberapa website, di antaranya http://www.ncbi.nlm.nih.gov, http://www. gramene.org, dan http://www.ebi.ac.uk. Kemajuan penelitian genomik tanaman padi tersebut memberikan terobosan dalam biologi molekuler, yang pada gılırannya memberikan terobosan pula dalam ilmu pemuliaan tanaman. Selain sekuensing genom tanaman padi, tonggak penting dalam penelitian padi adalah ditemukannya markah molekuler berbasis DNA, seperti RFLP (restriction fragment length polymorphism), AFLP (amplified fragment length polymorphism), SSR (simple sequence repeated), dan SNP (single nucleotide polymorphism). Di antara markah molekuler tersebut, SSR banyak dipakai karena sifatnya yang relatif praktis (PCR base), akurat, tingkat polymorphicnya tinggi, memungkinkan multiplex (pengamatan beberapa markah sekaligus), dan sebarannya merata di seluruh bagian genom padi.
Description
13 p.; tab.
Keywords
Citation