Keragaan Produksi Beberapa VUB Padi Sawah Dengan Sistem Jarwo Super Pada Daerah Endemik Hama Wereng Batang Coklat di Lampung

No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak Pendekatan pengelolaan tanaman dan sumberdaya terpadu padi sawah, implementasi inovasi teknologi jarwo super, dan penggunaan varietas unggul baru padi merupakan salah satu solusi untuk peningkatan produksi padi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keragaan pertumbuhan serta produksi beberapa varietas unggul baru padi inbrida di daerah endemik hama wereng batang coklat (WBC) di wilayah Lampung. Lokasi kajian merupakan lokasi demplot dilakukan pada sentra produksi padi sawah dan daerah endemik hama wereng batang coklat yaitu Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Waktu pelaksanaan kajian pada musim tanam II bulan Mei - Agustus 2017. Luas penanaman 4 ha yang melibatkan petani kooperator sebanyak 17 petani. Varietas padi yang dikaji Inpari-30 (Ciherang Sub 1) dan Inpari-31 yang dengan varietas pembanding (eksisting petani) berupa Situ bagendit. Pendekatan pelaksanaan dengan PTT padi sawah dengan sistem tanam Jarwo Super. Hasil menunjukkan, produktivitas padi Inpari-30 (Ciherang Sub 1) dan Inpari-31 lebih unggul dibanding varietas padi pembanding (varietas Situ bagendit), memberikan peningkatan produksi yang variatif (1,5% s/d 33,71%). Produktivitas padi sistem tanam legowo 2:1 lebih baik dibanding sistem tanam legowo 4:1 dan sistem tegel, meningkatkan produksi padi sebesar 0,9-1,0 ton/ ha. Inovasi teknologi jarwo super memberikan produksi padi sawah yang relatif lebih baik (12-60%) dibanding tanpa penerapan jarwo super di daerah endemik hama wereng batang coklat (WBC) dan Blast. Dimasa mendatang pada daerah endemik hama wereng batang coklat (WBC) dan penyakit Blast disarankan untuk menerapkan inovasi teknologi jarwo super dan menggunakan varietas unggul baru padi sawah yang toleran spesifik lokasi. Abstract The integrated crop managemenat of paddy approach, the implementation of “jarwo super” technology innovation, and the use of new varieties of rice are one of the solutions to increase rice production. The purpose of this research was to analyze growth performance and production of some new varieties of inbred rice in endemic area of brown planthopper pest in Lampung. The location of the study was conducted on rice production centers and endemic areas of brown planthopper pest, Trimurdjo Subdistrict, Central Lampung Regency. The study was conducted second rice planting season in May - August 2017. The area of planting 4 ha were involving 17 farmers cooperator. Rice varieties were studied by Inpari-30 (Ciherang Sub 1) and Inpari-31. Approach to implementation with integrated crops management of rice and “Jarwo Super” planting system. The results showed that Inpari-30 (Ciherang Sub 1) and Inpari-31 productivity was superior than Situbagendit. That was given a varied production increase (1.5% to 3.71%). Productivity of ”legowo 2:1” planting system was better than “legowo :1” planting system and tile row, increasing rice production by 0.9-1.0 ton / ha. Jarwo super “technological innovation provides relatively better rice yields than non Jarwo super” in endemic areas of brown planthopper pest (WBC) and Blast. In the future on endemic areas of brown planthopper pest (WBC) and Blast disease should apply innovation of “Jarwo super” technology and use new varieties of paddy field rice that was site-specific.
Description
14 p.; tab.
Keywords
Citation