Sumbangan Varietas Lokal Sebagai Tetua Tahan Penyakit Blas (Pyricularia Grisea Sacc.) (Donation of Local Varieties As Blas-Resistant Parent (Pyricularia Grisea Sacc.)
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Plasma nutfah merupakan aset nasional yang perlu dilestarikan karena merupakan bahan pokok pemuliaan tanaman. Untuk mendukung program pemuliaan tanaman dalam menciptakan varietas padi unggul diperlukan sumber gen yang tahan terhadap organisme pengganggu tanaman dan toleran terhadap cekaman lingkungan serta mempunyai potensi hasil tinggi dengan mutu baik. Untuk itu diperlukan plasma nutfah dengan keragaman genetik yang luas (Silitonga, 1988). Penggunaan varietas lokal dalam program pemuliaan telah sering dianjurkan, dengan tujuan untuk memperluas latar belakang genetik varietas unggul yang akan dihasilkan (Cooperet al. 2001, Spoor and Simmonds 2001, Berthaud et al. 2001). Penggunaan gen-gen tahan terhadap berbagai cekaman yang dimiliki varietas lokal dalam pemuliaan tanaman dapat meningkatkan keunggulan varietas unggul yang akan dihasilkan. Nafisah et al. (2007) Penyakit blas yang disebabkan Pyricularia grisea merupakan penyakit penting pada tanaman padi di Indonesia terutama pada padi gogo di lahan kering. Akhir-akhir ini penyakit blas dilaporkan banyak ditemukan pada padi sawah irigasi, Sejumlah varietas unggul yang ditargetkan untuk mengendalikan penyakit blas di suatu lingkungan hanya dapat berkembang selama dua sampai tiga musim saja (Amir et al. 2000), oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mencari tetua tetua baru dari varietas lokal yang tahan terhadap penyakit blas. Adapun hasil dari percobaan ini 100 varietas lokal yang diuji dengan 4 ras blas ternyata ada 25 varietas yang tahan terhadap 1 ras blas, 58 varietas tahan terhadap 2 ras blas dan 4 varietas tahan 3 ras blas yaitu Talun Bagang, Umbang Buluh Pulang Pisang, Padi Pandan dan Si Bujang Banu.
Abstract
Germplasm is a national asset that needs to be preserved because it is a staple plant breeding ingredient. To support the plant breeding program in creating resistant rice varieties, gene sources that are resistant to plant diseases and tolerant to environmental stress and have high yield potential with good quality. Therefore, germplasm is required with wide genetic diversity .The use of local varieties in breeding programs has often been advocated, with of extending the genetic background of the improved varieties that are produced . The use of resistant genes against the various stresses of local varieties in plant breeding may enhance the improvity of improved varieties to be generated. Blast disease caused by Pyricularia grisea is an important disease in rice plants in Indonesia, especially in upland rice in upland. In recent years, blast disease has been widely reported in irrigated rice fields. A number of improved varieties targeted to control blast disease in an environment can develop for two to three seasons ,therefore of this research is to seek out new parent from local varieties that is resistant to blast disease. As for the results of this experiment, 100 local varieties tested with 4 races of blast were 25 varieties resistant to 1 race blast, 58 varieties resistant to 2 races blast and 4 varieties resistant 3 races blast ie: Talun Bagang, Umbang Buluh Panan Banana, Pandan and The Bujang Banu.
Description
14 p.; tab.