Pertumbuhan dan Hasil Padi Varietas Inpari 30 Pada Musim Kering di Sulawesi Tengah
No Thumbnail Available
Date
2017-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Tujuan kajian adalah untuk mengetahui keragaan pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas Inpari 30 di musim kering/kemarau di Sulawesi Tengah. Kajian dilaksanakan di lokasi Taman Sains Pertanian (TSP) Sidondo Desa Sidondo 3 Kec. Biromaru Kab. Sigi Sulawesi Tengah pada bulan Mei hingga Agustus 2015. Masa ini masuk dalam musim kemarau (MK). Padi varietas Inpari 30 ditanam pada lahan sawah irigasi di musim kering seluas satu hektar. Pengamatan dilakukan terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman padi yang mencakup tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah malai dalam 1 m2, panjang malai, jumlah bulir per malai, jumlah gabah hampa, berat 1000 butir, dan berat ubinan yang dikonversi ke dalam hektar, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), dan data pendukung lainnya seperti curah hujan. Jumlah sampel yang menjadi objek pengamatan sebanyak 10 rumpun yang kemudian dirata-ratakan. Sedangkan data ubinan diambil dengan cara tiga set jajar legowo (6 baris tanaman) sepanjang 5 m. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tampilan padi varietas Inpari 30 belum optimal dengan rata-rata produktivitas 6,61 t/ha GKP, masih di bawah rata-rata produktivitas berdasarkan deskripsi
Abstract
Objective assessment is to determine the performance of growth and yield of rice plants Inpari 30 in the dry season / drought in Central Sulawesi. Studies conducted in the location of Agricultural Science Park (ASP) Sidondo 3 village, Sidondo sub district. Biromaru, Sigi district in Central Sulawesi in May and August 2015. This period included in the dry season (DS). Inpari 30 varieties of rice grown on irrigated land area of one hectare of dry season. Observations were made of the components of growth and yield of rice plants include plant height, number of productive tiller, the number of panicles in 1 m2, panicle length, number of grains per panicle, number of grain hollow, weight of 1000 grains, and the weight of tile that is converted into hectares, attack plant pests (APP), and other supporting data such as rainfall. The number of samples is the object of observation as much as 10 clumps which are then averaged. While the tiled data taken by way of three sets of row legowo (6 rows of plants) and length 5 m. The results showed that rice appearance Inpari 30 is not optimal with an average productivity of 6.61 t / ha GKP, still below the average productivity based on the description
Description
8 p.; ills.; tab.