Infografis Pertanian

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 712
  • Item
    Spesifikasi Informasi Geospasial - Zona Indikatif Pengembangan Infrastruktur Panen Air Pertanian
    (2023-11-30) BPSI Agroklimat dan Hidrologi Pertanian
    Standar mendukung penyediaan informasi dalam mencari wilayah lahan pertanian di luar sawah irigasi teknis yang dapat dioptimalkan produksinya.
  • Item
    Prediksi Risiko Kekeringan Padi
    (BSIP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, 2023-11-30) BSIP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian
    Prediksi Risiko Kekeringan Padi Merupakan peta sebaran dan data luas risiko kekeringan di sawah, yang dihasilkan hingga resolusi kabupaten pertiga bulan dengan 4 kategori: rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi.
  • Item
    Peta Sumberdaya Agroklimat Indonesia
    (BPSI Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, 2023-11-30) BSIP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian
    Peta Sumberdaya Agroklimat memberi informasi potensi sumberdaya agroklimat berdasarkan data iklim selama 30 tahun, untuk mendukung perencanaan pertanian. Peta ini mendukung pemilihan komoditas dan proses pemetaan kesesuaian lahan.
  • Item
    Tirta Mini
    (BRMP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, 2020-11-26) Budi Kartiwa
    Implementasi sistem irigasi hemat air memiliki kemampuan memberikan kemampuan volume air yang terukur sesuai kebutuhan air tanaman fase kebutuhan tertentu.
  • Item
    Budidaya Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)
    (Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, 2025-12-31) Agita Rakhmawati, S.TP., M.Si.
    Rosela berasal dari Afrika Barat dan telah terbukti adaptif di iklim tropis dan subtropis. Rosela kaya akan vitamin A, C, dan beberapa vitamin B (seperti B1 dan B2), serta mineral penting seperti kalsium, fosfor, kalium, dan zat besi. Selain itu, bunga ini mengandung senyawa antioksidan seperti antosianin, flavonoid (termasuk quercetin dan myricetin), dan asam fenolik yang memberi warna merah cerah pada kelopaknya. Rosela juga memiliki kandungan protein, karbohidrat, dan serat. Lingkungan yang ideal untuk rosela adalah mendapat sinar penuh, tanah gembur, pH relatif netral sedikit asam (sekitar 5,5-6,5) agar pertumbuhan optimal. Rosela dapat tumbuh optimal pada media tanam tanah gembur yang subur, kaya bahan organik, dan drainase baik. Toleran terhadap lahan masam khas rawa, asalkan drainase diatur.