TEKNIK PESEMAIAN BENIH YLANG-YLANG : Warta balittro No. 45 Tahun 2002
No Thumbnail Available
Date
2002-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Keberhasilan suatu tanaman sangat tergantung kepada
kualitas bibit yang ditanam. Oleh
karena itu penyediaan bibit yang
baik perlu mendapat perhatian.
Saat ini tanaman ylang-ylang
diperbanyak secara generatif.
Teknik perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilakukan. Karena
ylang-ylang mengalami masa
dormansi cukup lama (60 hari)
maka untuk mempercepat tumbuhnya, biji ylang-ylang digosok
dengan abu gosok agar terdapat
goresan-goresan pada permukaan
biji, sehingga persentase tumbuhnya bisa mencapai 80-90%.
Adapun persyaratan tumbuh
benih yang baik meliputi: a) benih
yang cukup matang, b) media
perbenihan yang sesuai dan c) cara
penyemaian benih yang baik.
Media tanaman menggunakan
pupuk kandang, tanah dan pasir,
dengan perbandingan 1: 1: 2.
setelah bibit berumur 30 hari
dengan memiliki daun 4 – 6 helai
dengan panjang akar 5- 10 cm,
bibit dipindahkan ke kantong
plastik (polybag) dengan media
tanah dicampur pupuk kandang
dengan perbandingan 1 : 1.
Berhubung ylang-ylang termasuk tanaman yang perlu pemeliharaan yang intensif, maka
selama pembibitan harus dipelihara dengan baik, seperti penyiraman, pemberantasan hama/
penyakit serta penyiangan terhadap gulma yang tumbuh.
Setelah bibit berumur 6 - 12
bulan dan sudah kelihatan tumbuh
baik baru bibit dipindahkan ke
pertanaman.