Keragaan Pertumbuhan dan Produksi Varietas Unggul Baru Tanaman Padi di Lahan Rawa Lebak Sumatera Selatan
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Pengkajian dilaksanakan di Desa Serijabo, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dimulai pada musim kemarau tahun 2017. Varietas yang diperagakan 4 VUB dan 2 varietas pembanding yaitu Mekongga dan IR 42. Tujuan pengkajian untuk mendapatkan informasi pertumbuhan dan produksi beberapa varietas Inpari yang adaptif dan memiliki produksi tinggi di lahan rawa lebak. Pengkajian dirancangan dengan metoda observasi, dengan luasan satu ha, jarak tanam legowo 2:1 (50x25x12,5 cm), umur bibit 35 hari setelah semai, 2-3 bibit/lubang. Dosis Pupuk yang digunakan adalah 150 kg Urea, 100 kg SP-36 dan 100 kg KCl/ha. Peubah yang diamati adalah: tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah isi per malai, jumlah gabah hampa per malai dan hasil gabah per ha. Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t). Hasil menunjukkan bahwa tinggi tanaman dari varietas yang diperagakan tergolong rendah dengan jumlah anakan produktif tergolong sedang. Inpari 9, Inpari 30, Inpari 33 dan Inpara 4 dapat beradaptasi baik di rawa lebak tengahan dengan produksi 6,3-8,0 ton GKP/ha lebih tinggi dari IR 42 sebagai varietas pembanding.
Abstract
The research was conducted at the Experiment farm Kayuagung, Serijabo Village, Ogan Komering Ilir district, South Sumatra, starting in the dry season of 2017. The experiments were examined 4 superior varieties and 2 existing varieties as checks, namely Mekongga and IR 42. The research was arranged in observation method, follow of legowo 2:1 (50x25x 12,5 cm, 35 days old seedling after sowing, planted 2/-3 seeds /hole. Fertilizer dosage was 150 kg Urea, 100 kg SP-36 and 100 kg KCl ha. The measured variables were plant height, number of productive tillers, the number of grains per panicle, the number of filled grains and empty grains per panicle and grain yield per ha. The data obtained were analyzed by statistical test namely middle equality test (t-test). The results showed that the plant height of the varieties was relatively low with moderate number of productive tillers. Inpari 9, Inpari 30, Inpari 33 and Inpara 4 were well adapted in middle lebak lands, significantly and could produce range from 6,3-8,0 t/ha of fresh rice higher than IR42 as comparison varieties.
Description
9 p.; tab.