Kajian Respon Imun Ayam Petelur Pascavaksinasi Avian Influenza (AI) di Delapan provinsi di Indonesia tahun 2022
Loading...
Date
2023-12
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan
Abstract
Virus Avian Influenza (AI) termasuk kedalam kategori penyakit zoonosis (mudah menular ke manusia melalui hewan). Berdasarkan patogenisitasnya virus AI dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi dan sering menimbulkan wabah dan Low Pathogenic Avian Influenza (LPAI) menyebabkan gejala ringan atau tidak memiliki gejala pada unggas yang terinfeksi. Virus AI yang sangat patogenik hingga saat ini ditimbulkan oleh subtipe H5 dan H7. Sedangkan subtipe virus H9N2 termasuk kedalam kategori LPAI, tetapi subtipe ini telah menjadi perhatian bagi kesehatan unggas dalam 20 tahun terkahir karena menyebabkan kerugian yang cukup besar pada industri perunggasan. Berdasarkan laporan (Kim 2018) virus AI subtype H9N2 ini dilaporkan terjadinya penurunan produksi telur dan munculnya gangguan pernapasan pada ayam petelur. Hingga saat ini vaksinasi AI adalah satu-satunya jalan mencegah unggas terkena penyakit Avian Influenza baik subtype H5N1 ataupun H9N2. Pada artikelnya di ujikan sebanyak 550 sampel serum yang diambil dari peternakan ayam petelur pascavaksinasi vaksin AI tiga-enam minggu. Sampel serum di uji Haemagglutination Inhibition (HI) terhadap antigen AI subtipe H5N1 strain A/ Chicken/Semarang/04141225-07/2014 (Clade 2.3.2) dan antigen AI subtipe H9N2 strain A/chicken/ Sidrap/07170094-440/2017. Serum di uji dengan metode uji Haemagglutination (HA) dan Haemagglutination Inhibiton (HI) sesuai dengan metode standar Internasional (OIE 2021). Sampel Serum berasal dari Sumatera Selatan (Banyuasin), Banten (Tangerang), Jawa Tengah (Sukoharjo), Bali (Bangli), Jawa Barat (Cianjur), Sumatera Utara (Binjai), Lampung (Pringsewu) Kalimantan Barat (Singkawang Selatan). Hasil pengujian sampel serum ayam petelur pascavaksinasi AI dari delapan provinsi diperoleh gambaran bahwa vaksinasi AI yang berhasil menimbulkan titer antibodi positif terhadap virus AI subtipe H5N1 dengan nilai persentase 70% yaitu yang dilaksanakan di Provinsi Banten, Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, Sumatera Utara, Lampung dan Kalimantan Barat, sedangkan vaksinasi AI yang berhasil menimbulkan titer antibodi positif terhadap virus AI subtipe H9N2 yaitu yang dilaksanakan di Provinsi Banten, Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.