Penggunaan Polymer Pengikat Air (PPA) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi di Lahan Tadah Hujan

Abstract
Permasalahan paling mendasar dalam peningkatan produktivitas padi di lahan tadah hujan adalah ketersediaan air. Salah satu media penyimpan air yang banyak digunakan dalam industri tanaman hias adalah polimer penahan air (PPA). Kristal-kristal hydrogel pada PPA mampu menyimpan air sebesar 600 kali dari bobotnya. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian mengenai efek pemakaian polymer penahan air (PPA) terhadap padi varietas inpari 4 di lahan tadah hujan, Desa Serdang, Deli Serdang Sumatera Utara. 5 (lima) level PPA yaitu 0 kg/ha (P0), 2 kg/ha (P1), 4 kg/ha (P2), 2 kg/ha + 4 ton/ha pupuk kandang (P3) dan 4 kg/ha+4 ton/ha pupuk kandang (P4) diuji efektivitasnya terhadap pertumbuhan dan hasil gabah padi. Hasil yang diperoleh adalah bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap jumlah anakan produktif, berat 1000 butir, jumlah gabah isi/malai serta hasil gabah masing-masing sebesar 56%, 42,5% dan 52,1%. Kemampuan PPA sebagai media penyimpan air memberikan hasil yang positif terhadap peningkatan produktivitas padi sehingga dapat direkomendasikan kepada petani tadah hujan
Description
10 hlm.; ills.; 3 tab.
Keywords
POLYMER PENGIKAT AIR, SAWAH TADAH HUJAN, CEKAMAN KEKERINGAN
Citation