Bunga Rampai Inovasi Tanaman Atsiri Indonesia

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 29
  • Item
    Kesesuaian Lahan dan Iklim Tanaman 57-64
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2012-07-01) Rosihan Rosman
    Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) membutuhkan lahan dan iklim yang sesuai agar mampu tumbuh dan berproduksi secara optimal. Berdasarkan hasil penelitian, pengalaman dan referensi yang ada, telah disusun kriteria kesesuaian lahan dan iklim untuk nilam yang selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi untuk tanaman nilam. Wilayah yang telah dipetakan adalah Aceh, Banten, Jawa Barat dan Lampung. Dari hasil penyusunan peta kesesuaian lahan dan iklim didapatkan wilayah amat sesuai, sesuai dan hampir sesuai untuk tanaman nilam. Peta yang dihasilkan dapat dipakai sebagai pedoman untuk perluasan area dan penentuan teknologi budidaya yang dibutuhkan. Teknologi berbasis kondisi lahan dapat menentukan upaya perbaikan yang diperlukan agar tanaman mampu berproduksi maksimal. Kata kunci: Nilam, Pogostemon cablin, kesesuaian lahan dan iklim.
  • Item
    Penanganan Pasca Panen Tanaman Mentha arvensis 151-154
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2012-07-01) Sintha Suhirman
    Komponen utama minyak Mentha arvensis adalah mentol, menthon dan metil asetat. Kandungan mentol meningkat sejalan dengan meningkatnya umur tanaman dan mencapai maksimum pada saat berbunga. Mentol digunakan dalam berbagai industri, termasuk industri cokelat dan kembang gula, minuman, farmasi dan kosmetik. Teknik penanganan pascapanen tanaman atsiri terdiri dari sortasi, pengeringan dan penyulingan. Salah satu penanganan pascapanen yang penting adalah pengeringan. Terna mentha dijemur selama 2 jam setiap hari dari pukul 8.00-10.00 kemudian diangin-angin di tempat teduh sampai kadar air 30-35%. Setelah kering angin, kemudian disuling dengan cara penyulingan air dan uap selama 4 jam. Rendemen minyak 0,6% dari bahan kering dan 0,2% dari terna basah. Posisi daun pada tanaman mentha dan umur daun berpengaruh terhadap kualitas minyak mentha dan kandungan mentol, pasangan daun ke-4 dari bawah memiliki kandungan mentol tertinggi dan menurun hingga pasangan daun ke-14, pucuk memiliki kandungan mentofuran tertinggi. Mentol dari minyak M. arvensis dapat diisolasi menjadi bentuk kristal untuk digunakan dalam berbagai industri. Kata kunci: Mentha arvensis, minyak permen, pascapanen.
  • Item
    Budidaya Tanaman Ylang-ylang 88-92
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2012-07-01) Muhamad Djazuli dan Indra Kusuma
    Ylang-ylang (Canangium odoratum forma Genuina) merupakan tanaman atsiri yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai peluang ekspor yang sangat besar dan harga pasar yang cukup baik, namun demiklan produktivitas ylang-ylang di Indonesia masih rendah. Rendahnya produktivitas tersebut disebabkan belum optimalnya penggunaan teknologi budidaya tanaman ylang-ylang. Apilkasi pemupukan organik dan anorganik yang selmbang baik melalul tanah dan daun, pemangkasan pucuk tanaman dan aplikasi hormon mampu meningkatkan produktivitas bunga sekaligus kelestarian kesuburan lahan. Sistem pola tanam antara tanaman pangan dan ylang-ylang muda dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus pendapatan petani. Kata kuncd: Ylang-ylang, Cananga odoratum, teknologi budidaya, productivitas.
  • Item
    Penangkaran Benih Nilam di Sentra 51-56
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2012-07-01) Melati dan Sukarman
    Untuk mendukung program pengembangan nilam diperlukan ketersediaan benih unggul bermutu tinggi yang tepat jumlah, waktu dan harga. Oleh karena itu pengembangan penangkar benih nilam untuk menyediakan benih sumber sangat diperlukan di setlap sentra produksi nilam, karena benih sumber mempunyal peranan strategis dalam Industri benih nasional. Dalam sistem produksi benih, benih pokok diperbanyak untuk menghasilkan benih sebar bersertifikat, kemudian benih sebar tersebut dijual/digunakan petanl untuk budidaya nilam. Untuk mendukung pengembangan penangkar benih, sejak tahun 2003, Unit Pengelola Benih Sumber, Balal Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (UPBS Balittro) telah mendistribusikan benih sumber nilam, terutama varietas Sidikalang hampir ke seluruh wilayah Indonesla. Untuk menjamin mutu serta melindungi produsen dan pengguna, benih harus diawasi melalui program sertifikasl benih. Kata kunci: Pogosteman cablin, nilam, penangkaran benih, sertifikasi.
  • Item
    Komponen Bahan Aktif Minyak Atsiri pada Beberapa Tanaman Rempah dan Obat Potensial 155-163
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2012-07-01) Nurliani Bermawie dan Susi Purwiyanti
    Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan dan meningkatkan ragam jenis minyak atsiri, diantaranya berasal dari tanaman rempah dan obat. Beberapa jenis minyak atsiri dari tanaman rempah telah dikembangkan dan diekspor antara lain minyak cengkeh dan minyak pala. Tanaman obat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber minyak atsiri baru, karena mengandung minyak atsiri 1-4%. Minyak atsiri tersusun atas berbagai komponen aktif, yang dapat dimanfaatkan sebagal bahan parfum, aroma (pewangi), perisa, kosmetika, antimikroba dan obat obatan. Jenis tanaman obat yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber minyak atsiri baru antara lain jahe, temulawak, bangle, lengkuas, adas, kapolaga dan kunyit. Kata kundi: Minyak atsiri, rempah, obat, komponen aktif.