Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian by Subject "Belu NTT"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemStrategi Pengembangan Usaha Tani Bawang Putih Lokal Kabupaten Belu(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2022-06) Kause, Wehelmina Lodia; Istiqlaal, SuciBawang putih lokal di Kabupaten Belu NTT memainkan peran penting bagi pengembangan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani. Penetapan strategi pengembangan yang tepat akan meningkatkan kinerja usaha tani bawang putih lokal ini. Dengan mengoptimalkan kekuatan dan peluang serta memprioritaskan kelemahan dan ancaman, petani dapat mengelola usaha tani secara baik untuk mencapai kesejahteraannya. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi pengembangan usaha tani bawang putih lokal di Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan mixed methode dengan analisis data EFAS, IFAS, matriks IE dan SWOT. Hasil analisis EFAS dengan skor 2,74 artinya kondisi eksternal cukup baik dan mampu menggunakan peluang untuk meminimalisir ancaman, IFAS dengan skor 2,60 artinya kondisi internal cukup baik dan mampu memanfaatkan kekuatan dan meminimalisir kelemahan, IE menempatkan pada posisi strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Analisis SWOT menunjukkan strategi S-O melalui pengembangan kawasan sentra produksi bawang putih dan peningkatan kelas kemampuan serta kerja sama dalam maupun antarkelompok tani. Strategi WO menunjukkan urgensi gerakan makan bawang putih, penetrasi pasar oleh pemerintah untuk menstabilkan harga, peningkatan kualitas daya saing dengan menyediakan benih unggul berlabel. Strategi W-T mengindikasikan perlunya memperluas akses komunikasi dan informasi serta pengembangan berbasis teknologi dan skala usaha. Disarankan menggunakan strategi penetapan kawasan sentra produksi meliputi lokasi, petani dan kelompok tani pelaksana serta pola pemasaran. Di samping itu disarankan adanya peningkatan skala ekonomi dan kelompok tani, pengembangan sistem agribisnis hulu-hilir, penumbuhan koperasi kelompok tani, pengembangan agroindustri; pemberdayaan BUMDes sebagai ATM petani bawang putih. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v20i1.107-121