Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Kristina, Natalini Nova"

Now showing 1 - 6 of 6
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Induksi Perakaran dan Aklimatisasi Tanaman Tabat Barito Setelah Konservasi In Vitro Jangka Panjang
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2012) Kristina, Natalini Nova; Syahid, Sitti Fatimah
  • No Thumbnail Available
    Item
    MULTIPLIKASI TUNAS, AKLIMATISASI DAN ANALISIS MUTU SIMPLISIA DAUN ENCOK (Plumbago zeylanica L.) ASAL KULTUR IN VITRO PERIODE PANJANG
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2008) Syahid, Sitti Fatimah; Kristina, Natalini Nova
  • No Thumbnail Available
    Item
    PELUANG MENDAPATKAN NOMOR DAUN UNGU (Graptophyllum pictum Griff.) TAHAN TERHADAP Doleschallia bisaltide : WartaBalittro Vol.31 No. 61 Juni 2014
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT, 2014-06-01) Kristina, Natalini Nova; Suriati, Sondang
    Tanaman daun ungu (Grapthophyllum pictum L. (Griff.)) merupakan salah satu tanaman obat yang salah satu manfaat utamanya digunakan untuk mengatasi wasir. Serangan hama utama Doleschallia bisaltide pada tanaman ini sangat tinggi. Dari 38 nomor daun ungu yang terkumpul hasil eksplorasi; empat nomor yang berasal dari Bogor-Jawa Barat, Manoko-awa Barat, Kalimantan Selatan, dan Angkasa Dok V, Jayapura-Papua dinyatakan rentan terhadap hama ini. Sementara, dua nomor yang berasal dari MalabarJawa Barat dan Menteng- Bogor (daun berwarna variagata hijau putih) dinyatakan lebih tahan sehingga terbuka peluang untuk mencari varietas baru yang tahan terhadap serangan hama.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENGETAHUAN LOKAL PENDUDUK KAMPUNG ANGGRA DAN SIMERBEI DI DATARAN TINGGI MINYAMBOW, MANOKWARI, PAPUA BARAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN OВАТ
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Martono, Budi; Bermawie, Nurliani; Kristina, Natalini Nova; Djazuli, M
    Penelitian untuk mengetahui pemanfaatan anaman obat oleh penduduk di dataran tinggi Papua telah dilakukan pada bulan Agustus 2005 di Kampung Anggra dan Simerbei, Minyambow Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Untuk mendapatkan data dilakukan wawancara pada tetua adat dukun setempat dan masyarakat yang menggunakan tanaman obat tersebut de ngan jumlah sampel 10 orang setiap desa. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa bagian tanaman yang digunakan oleh masyarakat setempat adalah batang, kı lit batang, air batang, daun, umbi dan bunga. Bagian-bagian tersebut dimanfaatkan secara sega., dikeringkan ataupun direbus. Tanaman tersebut digunakan untuk mengatasi penyakit dalam yang disertai dengan demam dan sakit kepala serta saluran pernafasan, melindungi diri dari guna-guna, pemikat lawan jenis serta untuk afrodisiak. A.da juga tanaman obat yang digunakan untuk binatang, yakni untuk merangsang penciuman anjing agar tajam dalam berburu. Di samping pengetahuan lokal, seiring dengan perkembangan teknologi, para wanita di desa tersebut kini telah mengetahui manfaat daun katuk dapat memperlancar ASI, yang selama ini tidak digunakan.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PERBANYAKAN IN VITRO TUNAS CIPLUKAN (Physalis minima) DAN DAYA MULTIPLIKASINYA PADA TIGA PERIODE SUBKULTUR
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Kristina, Natalini Nova; Syahid, Siti Fatimah; Aisyah, Siti
    Tanaman ciplukan (Physalis minima) adalah tanaman yang termasuk dalam famili Solanaceae, yang berguna sebagai obat dan sumber vitamin. Tanaman ini belum dibudidayakan dan merupakan plasma nutfah obat yang perlu dikonservasi. Kegiatan konservasi in vitro untuk mendapatkan media perbanyakan tunas serta daya multiplikasinya pada tiga periode kultur telah dilakukan dari bulan April 2005 sampai dengan Juni 2006 di laboratorium Kultur Jaringan Balittro Perlakuan yang diuji terdiri dari 2 tahap yakni 1) induksi tunas : MS + BA (0; 0,1; 0,2; 0,3 dan 0,4) mg/l. dan 2) multiplikasi tunas pada tiga periode subkultur menggunakan media MS + BA (0,1; 0,2 dan 0,3) mg/l. Rancangan yang digunakan adalah acak lengkap dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 5 botol dan setiap botol berisi 1 tunas. Parameter pengamatan: jumlah tunas dan ruas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media yang terbaik untuk induksi tunas adalah media MS + BA 0,3 mg/l dengan jumlah tunas 1,3 dan untuk jumlah ruas terbanyak didapat pada media MS + IA 0 yakni 4, 4. Media yang baik untuk multiplikasi tunas adalah MS + BA 0,1 mg/l dan pada subkultur kedua dan ketiga jumlah tuas terba'k ditemukan pada media MS + BA 0,3. Konsentrasi BA yang rendah ini dapat digunakan untuk konservasi ciplukan secara in vitro.
  • No Thumbnail Available
    Item
    VARIASI MUTAN FUTATIF TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) HASIL IRRADIASI SINAR GAMМА : Warta balittro No. 60 tahun 2013
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2013-12-01) Kristina, Natalini Nova; Arlianti, Tias
    Ragam genetik tanaman lada di Indonesia masih cukup rendah sekitar 47 nomor (Manohara, et al., 2006). Dari hasil serangkaian penelitian yang telah dilakukan pada tanaman lada, terseleksi serta telah dilepas 7 varietas lada (Petaling 1, Petaling 2, Natar 1, Natar 2, Bengkayang, LDK, dan Chunuk). Varietas-varietas ini telah diperbanyak di lahan petani dan di antara 7 varietas tersebut, varietas Petaling 1, Petaling 2, dan Bengkayang termasuk produksi tinggi. Varietas Chunuk mempunyai sifat yang spesifik, yakni berbuah terus menerus. Varietas Natar 1 memiliki ketahanan terhadap BРВ (busuk pangkal batang) dibandingkan dengan varietas lainnya (Manohara et al., 2006). Sifat ketahanan varietas Natar 1 ini masih belum mampu menutupi rendahnya kehilangan hasil akibat serangan BPB. Penyakit BPB yang disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici merupakan faktor utama rendahnya produksi dibandingkan dengan masalah-masalah lain yaitu penyakit kuning dan serangan penggerek batang (Lophobaris piperis). Faktor lain yang dapat menurunkan produksi adalah populasi tanaman sudah tua, perubahan iklim, dan belum adanya varietas lada unggul yang berdaya hasil tinggi dan tahan (toleran) terhadap hama dan penyakit. Untuk meningkatkan keragaman genetik, perbaikan sifat genetik dapat dilakukan secara konvensional dengan cara penyilangan (hibridisasi). Selain itu, dapat juga dilakukan dengan mutasi fisika dan kimia. Mutasi fisik di Indonesia dimulai sejak tahun 1976 dan kini hampir semua tanaman (palawija, perkebunan, dan hortikultura) sudah menerapkannya. Mutasi fisik dengan irradiasi akan memungkinkan untuk meningkatkan hanya satu karakter yang diinginkan tanpa mengubah karakter yang lainnya. Pada tanaman yang biasa diperbanyak secara vegetatif (tanaman heterozigot) akan menimbulkan keragaman yang tinggi setelah dilakukan irradiasi. Irradiasi juga merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keragaman pada tanaman yang steril dan apomiksis (Melina, 2008). Terbentuknya mutan baru, selain dipengaruhi oleh jenis kultur, juga tergantung pada laju dosis radiasi yang digunakan. Laju dosis radiasi adalah jumlah dosis terserap per satuan waktu. Satuan SI untuk dosis radiasi adalah Joule per kg (J/kg), gray (Gy) atau sama dengan 100 rad, di mana 1 Gy = 100 rad = 0,1 krad (Wiryosimin, 1995). Dosis yang umum digunakan untuk tanaman adalah 40-400 Gy (Ismachin, 1989).

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback