PERBANYAKAN IN VITRO TUNAS CIPLUKAN (Physalis minima) DAN DAYA MULTIPLIKASINYA PADA TIGA PERIODE SUBKULTUR
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Tanaman ciplukan (Physalis minima) adalah tanaman yang termasuk dalam famili
Solanaceae, yang berguna sebagai obat dan sumber vitamin. Tanaman ini belum dibudidayakan
dan merupakan plasma nutfah obat yang perlu dikonservasi. Kegiatan konservasi in vitro untuk
mendapatkan media perbanyakan tunas serta daya multiplikasinya pada tiga periode kultur telah
dilakukan dari bulan April 2005 sampai dengan Juni 2006 di laboratorium Kultur Jaringan Balittro
Perlakuan yang diuji terdiri dari 2 tahap yakni 1) induksi tunas : MS + BA (0; 0,1; 0,2; 0,3 dan 0,4) mg/l. dan 2) multiplikasi tunas pada tiga periode subkultur menggunakan media MS + BA (0,1;
0,2 dan 0,3) mg/l. Rancangan yang digunakan adalah acak lengkap dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri atas 5 botol dan setiap botol berisi 1 tunas.
Parameter pengamatan: jumlah tunas dan ruas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media
yang terbaik untuk induksi tunas adalah media MS + BA 0,3 mg/l dengan jumlah tunas 1,3 dan untuk jumlah ruas terbanyak didapat pada media MS + IA 0 yakni 4, 4. Media yang baik untuk multiplikasi tunas adalah MS + BA 0,1 mg/l dan pada subkultur kedua dan ketiga jumlah tuas terba'k ditemukan pada media MS + BA 0,3. Konsentrasi BA yang rendah ini dapat digunakan untuk konservasi ciplukan secara in vitro.