Pengendalian Hama Palawija Secara Biologis
Loading...
Date
1996
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Penelitian pengendalian hama tanaman jagung, kedelai, dan kacang hijau
secara biologis telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Mojosari dan Muneng
pada MK 1989 dan MН 1991/92. Tiga formulasi insektisida biologis dengan
bahan aktif Bacillus thuringiensis (Thuricide, Bactospen, dan Dipel) diuji keampuhannya terhadap hama kedelai dan kacang hijau. Sebagai pembanding
adalah insektisida monokrotofos dan metomil. Tiga strain NPV (Nuclear
polyhedrosis virus) hasil isolasi dari Helicoverpa armigera (HaNPV), yaitu
HaNPV-As, HaNPV-Tub, dan HaNPV-Asb, diuji pula keampuhannya terhadap
hama peng- gerek tongkol jagung (Helicoverpa armigera) dengan insektisida
Dipel dan metomil sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
insektisida biologis dengan bahan aktif B. thuringiensis dapat digunakan untuk
mengendalikan hama penggulung daun (Lamprosema indicata) dan penggerek
polong (Etiella spp.) pada kedelai, penggerek polong (Maruca testulalis) pada
kacang hijau, dan penggerek tongkol pada jagung. Nuclear polyhedrosis virus
(HaNPV) dapat mengendalikan hama penggerek tongkol jagung. Strain HaNPV
yang paling baik dalam penelitian adalah yang berasal dari Amerika Serikat
(HaNPV-As), sementara strain lokal dari Tuban (HaNPV-Tub) juga efektif
mengendalikan penggerek tongkol jagung.