Pengaruh Cara Tanam dan Pengendalian Gulma Padi di Lahan Rawa Pasang Surut

Abstract
Abstrak Semakin menyempitnya lahan sawah yang subur terutama di pulau Jawa, karena terjadinya konversi lahan sawah menjadi prasarana umum dan industry dapat mengancam produksi padi nasional. Sebagai alternatif, pengembangan padi dapat diarahkan pada lahan sawah pasang surut. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan sistem tanam dan sistem pengendalian gulma terbaik di lahan pasang surut. Penelitian telah dilakukan di lahan petani di Desa Karang Buah, Kecamatan Belawang, Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada MT-2 2016. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan split plot, dengan teknik tanam sebagai main plot dan teknik pengendalian gulma sebagai sub plot, dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik tanam yang menghasilkan produksi padi rawa yang tinggi adalah menggunakan sistem tanam pindah dan atabela jajar legowo. Sedangkan teknik pengendalian gulma paling efisien dalam penelitian ini adalah pengendalian gulma mekanis dua kali yang diikuti penggunaan herbisida. Abstract The decreasing of fertile areas in Java Island, caused by land conversion to Industries and common use, affected the decreasing of national rice production. The alternative areas were swampy and tidal swampy areas, such as South Kalimantan area. This area conducted research by split plot design at wet season (Planting season II). The main plot was planting techniques, and the sub plot was weed management techniques, with tree replications. The results show that the highest yield of planting techniques were double planting system and Atabela legowo. The best managements of weed were mechanical system management and herbicide application.
Description
12 p.; ills.; tab.
Keywords
Citation