Kajian Habitat dan Perilaku Tikus sebagai Dasar Pengendalian Secara Terpadu
No Thumbnail Available
Date
1993
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Selama periode 1981-90, luas tanaman padi yang terserang tikus adalah 141.743 ha, intensitas serangan 16, 7%, dan nilai kerugian diperkirakan lebih Rp 31 milyar/th. Kelompok tani yang telah melakukan pengendalian secara teratur dan terorganisasi, berhasil menekan populasi dan serangan tikus. Namun demikian, di daerah-daerah yang kronis tikus, petani menjumpai hambatan dalam melaksanakan pengendalian, misalnya teknik pengendalian yang tepat, mendapatkan sarana, dan mengorganisasi diri sesuai dengan kondisi sosial ekonomi dan budaya setempat. Dengan diketahuinya informasi tentang berbagai aspek kehidupan tikus, maka teknik pengendaliannya dapat lebih disempurnakan. Berbagai kajian tentang perilaku tikus yang berhubungan dengan ruang gerak, habitat, pola reproduksi, daya tarik, daya rusak, tanaman perangkap, konservasi musuh alami, penggunaan rodentisida dan berbagai macam alat fumigasi, diharapkan dapat dijadikan acuan bagi penyempurnaan teknik pengendalian tikus. Pelaksanaan pengendalian tikus yang selaras dengan kajian tersebut diharapkan dapat terkoordinasi, terpadu, meluas dan sinambung.