PERAN SERANGGA SEBAGAI DEKOMPOSER DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK : Warta balittro Vol. 35 No. 70 Tahun 2018

No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Masalah sampah, sampah rumah tangga di Indonesia menjadi perhatian semua pihak karena menjadi sumber awal dari berbagai masalah sosial dan kesehatan di masyarakat, khususnya di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (ТРА). Вeberapa metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan pengomposan atau dekomposisi sampah tersebut sehingga terjadi perubahan bentuk dan sifatnya menjadi lebih berguna atau dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk. Salah satu cara dekomposisi sampah rumah tangga menjadi pupuk organik adalah dengan menggunakan larva dari lalat tentara hitam Hermetia illucens (Black soldier fly). Lalat ini sering dijumpai pada tumpukan limbah sayur, buah, kompos padat atau bahan organik lainnya. Lalat tentara hitam bersifat non-patogenik dan bukan vektor pembawa penyakit, beraktivitas hanya di sekitar sampah, tidak berkeliaran ke mana mana, larvanya banyak digunakan sebagai alternatif sumber protein pakan ikan maupun unggas. Cara pembuatan pupuk organik dengan menggunakan lalat tentara hitam ini sangat sederhana, WartaBalittro yaitu hanya menggunakan ember atau drum kemudian kita han y a memasukkan limbah sayur atau buah-buahan dari sampah rumah tangga. Lalat tentara hitam akan bertelur di dalam ember atau drum yang berisi sampah organik kemudian telur akan menetas menjadi larva dan akan mengkonversi limbah tersebut menjadi pupuk yang dikenal sebagai "Pupuk Maggot". Ada dua pupuk yang akan dihasilkan, yaitu pupuk cair dan pupuk padat. Selain pupuk, larva dari lalat ini dapat dipanen sebagai pakan ikan atau unggas.
Description
Keywords
Citation
Collections