Filosofi dan Kemampuan Pertanian Organik dalam Meningkatkan dan Melestarikan Produktivitas Lahan 159-166
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Bumi tercipta sebagai tempat hidup dan memperoleh rezeki bagi seluruh makhluk yang ada di atasnya. Secara sinergis
semua makhluk tersebut membentuk keseimbangan ekosistem. Akan tetapi implementasi pertanian konvensional
berbasis sarana produksi kimia sintetis telah merusak keseimbangan ekosistem tersebut yang menyebabkan
terjadinya penurunan produktifitas lahan dan semakin meningkatnya jenis dan intensitas serangan organisme
pengganggu tanaman. Pertanian organik merupakan keseluruhan sistem managemen produksi pertanian berbasis
sarana produksi berbahan organik untuk mengembalikan kesehatan dan kesuburan lahan, dan melestarikan ekosistem
pertanian. Kajian aplikasi teknologi pertanian organik dilakukan pada lahan sawah seluas tiga hektar, sejak Januari
2013 sampai Maret 2014. Varietas padi yang ditanam adalah Ciherang dengan sistem tanam legowo 4:1, yang ditanam
dua bibit per lubang. Teknologi pertanian organik yang diaplikasikan adalah pupuk organik padat, pupuk organik cair,
pestisida nabati dan biofungisida. Rata-rata produktivitas dari tiga kali panen menunjukkan peningkatan, yaitu: 4.690
kg/ha; 5.340 kg/ha; dan 5.458 kg/ha. Rendemen gabah juga terjadi peningkatan, yaitu: 46,78%; 52,43%; dan 54,20%.
Intensitas serangan hama dan penyakit sangat rendah dan terus menurun dibandingkan dengan lahan sawah petani
sekitarnya. Tingkat kesehatan dan kesuburan tanah yang diindikasikan dengan populasi cacing tanah semakin
meningkat. Keseimbangan ekosistem pertanian yang dilihat dari populasi musuh alami semakin baik. Hasil kajian ini
menunjukkan bahwa teknologi pertanian organik mampu mengembalikan dan melestarikan ekosistem pertanian, dan
secara bertahap meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Kata kunci: Filosofi, pertanian organik, ekosistem, produktivitas, berkelanjutan