PENGARUH PEMUPUKAN P dan K TERHADAP PRODUKSI ADAS (Foeniculum vulgare Mill.) : Warta balittro Vol.34 No. 67 Tahun 2017
No Thumbnail Available
Date
2017-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Adas (Foeniculum vulgare Mill). Amengandung minyak atsiri
(oleum foeniculi) 1-6%, dengan
komponen aktifnya anisaldehid yang
mengandung 50-60% anetol, lebih
kurang 20% fenkon, pinen, limonen,
dipenten, felandren, metilkhafikol,
asam anisat, dan 12% minyak lemak.
Kandungan anetol menyebabkan
adas mengeluarkan aroma yang khas
dan yang berkhasiat karminatif.
Akarnya mengandung bergapten,
akar dan bijinya mengandung
stigmasterin atau serposterin.
Peningkatan produksi biji adas dapat
dilakukan melalui pemupukan P dan
K. Hasil studi menunjukkan
pemupukan P dapat meningkatkan
produksi biji adas dibandingkan
dengan pupuk K. Produksi biji adas
pada pemupukan P 100 kg/ha berkisar
antara 65,85 - 68,55 kg/ha. Biji adas
yang dipupuk P dan K dengan dosis
masing-masing 100 kg/ha memiliki
kadar minyak dan anetol tertinggi
yaitu 4,98% dan 43,92%, namun mutu
minyak yang dihasilkan masih lebih
rendah dari standar MMI. Untuk
meningkatkan produksi adas
disarankan tidak hanya
menggunakan pupuk anorganik
tetapi harus ditambah dengan pupuk
organik misalnya biofertilizer.