9. Peranan Sistem Tanam Dan Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah Di Lahan Pasang Surut Riau
No Thumbnail Available
Date
2015-10
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Rendahnya hasil tanaman padi di provinsi Riau disebabkan oleh sebahagian besar
pertanaman diusahakan pada lahan sub optimal (lahan pasang surut), pengelolaan
tanaman dan lingkungan belum sesuai dengan konsep keberlanjutan sistem
usahatani. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan upaya antara lain dengan
memakai sistem tanam dan bahan organik yang banyak di lapangan yang dapat
meningkatkan hasil. Kegiatan dilaksanakan di desa Pematang Sikek, kabupaten
Rokan Hilir, Riau. Kegiatan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok dua
faktor dengan 3 ulangan. Faktor I adalah sistem tanam yang terdiri dari 1). Sistem
tanam tegel 25 cm x 25 cm; 2), jajar legowo 2 : 1 dan 3). Jajar legowo 4 : 1. Faktor
II adalah bahan organik yang terdiri dari a). Tanpa bahan organik; 2). Kompos
jerami padi; 3) Kompos Tandan kosong Kelapa Sawit dan 4). Pupuk Kandang
Sapi. Pengamatan meliputi: (1) Tinggi tanaman (cm),(2) jumlah anakan produktif/
rumpun. (3), Jumlah gabah bernas/malai. 4). Jumlah gabah hampa/rumpun (5).
Bobot 1000 biji dan (6) hasil gabah (t/ha), Hasil menunjukkan sistem tanam
jajar legowo 2 : 1 yang di kombinasikan dengan pemberian pupuk kandang sapi
memberikan hasil terbaik memberikan hasil terbaik (5 t/ha).
Description
8 hlm.; 6 tabel
Keywords
PADI SAWAH, LAHAN PASANG SURUT, SISTEM TANAM, BAHAN ORGANIK