Menuju Swasembada Kedelai Melalui Penerapan Kebijakan yang Sinergis

dc.contributor.authorI K. Tastra
dc.contributor.authorErliana Ginting
dc.contributor.authorGatot S.A. Fatah
dc.date.accessioned2025-09-17T01:25:27Z
dc.date.available2025-09-17T01:25:27Z
dc.date.issued2012-11-11
dc.descriptionPada tahun ke-7 penerbitan Buletin Iptek Tanaman Pangan, redaksi berusaha untuk lebih mengutamakan artikel tinjauan (review) atau artikel hasil penelitian dengan substansi yang mampu menjawab isu terkini pertanian tanaman pangan. Sejak semula Buletin Iptek Tanaman Pangan diterbitkan mewadahi rangkuman hasil penelitian tanaman pangan, pemikiran dan pembahasan masalah aktual yang mengemuka, atau hasil penelitian yang telah lengkap dan memiliki aplikasi praktis
dc.description.abstractKedelai sebagai sumber protein dan pangan fungsional mempunyai nilai strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Saat ini produksi kedelai nasional hanya dapat memenuhi 32% dari kebutuhan dalam negeri, sedang sisanya harus diimpor. Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja sistem produksi kedelai sebagai subsistem ketahanan pangan nasional merupakan suatu keharusan. Langkah awal dari upaya peningkatan kinerja tersebut adalah mengidentifikasi parameter sistem produksi kedelai yang paling peka menentukan keberlanjutan sistem produksi menuju swasembada kedelai. Selanjutnya, strategi peningkatan kinerja sistem produksi nasional dilakukan melalui pemberdayaaan semua parameter komponen teknologi produksi kedelai secara simultan agar dampak sinergisnya nyata di tingkat subsistem petani sebagai produsen dan subsistem industri pengolahan sebagai pengguna serta konsumen. Untuk menerapkan strategi ini perlu komitmen dan kebijakan sinergis yang tepat dari pemerintah dengan mengembalikan fungsi BULOG dalam tata niaga kedelai dan memberikan insentif harga kepada petani dan pengrajin olahan kedelai bila terjadi fluktuasi harga, analog dengan negara maju yang memberlakukan proteksi harga terhadap petaninya. Dengan menggunakan model simulasi sistem dinamik swasembada kedelai, diperoleh 15 skenario menuju swasembada kedelai yang sesuai dengan agroekosistem daerah yang pernah menjadi sentra produksi kedelai. Berdasarkan verifikasi model simulasi menggunakan data produksi kedelai nasional tahun 2009-2010, terpilih skenario swasembada kedelai nomor 4, yang terdiri dari kombinasi input program perluasan areal (PPA) 15%/tahun, laju peningkatan produktivitas (LAJUY) 4%/tahun, sasaran pengurangan hasil pascapanen (KHKDL) 2%, laju peningkatan jumlah penduduk (KB) 1,5%/tahun, dan laju peningkatan konsumsi kedelai (LAJUK) 1,0%/tahun.
dc.identifier.issn1907-4263
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/26216
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.relation.ispartofseriesVolume 7; No 1
dc.titleMenuju Swasembada Kedelai Melalui Penerapan Kebijakan yang Sinergis
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
07-IK Tastra.pdf
Size:
237.47 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections