Menuju Swasembada Kedelai Melalui Penerapan Kebijakan yang Sinergis

Loading...
Thumbnail Image
Date
2012-11-11
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Kedelai sebagai sumber protein dan pangan fungsional mempunyai nilai strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Saat ini produksi kedelai nasional hanya dapat memenuhi 32% dari kebutuhan dalam negeri, sedang sisanya harus diimpor. Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja sistem produksi kedelai sebagai subsistem ketahanan pangan nasional merupakan suatu keharusan. Langkah awal dari upaya peningkatan kinerja tersebut adalah mengidentifikasi parameter sistem produksi kedelai yang paling peka menentukan keberlanjutan sistem produksi menuju swasembada kedelai. Selanjutnya, strategi peningkatan kinerja sistem produksi nasional dilakukan melalui pemberdayaaan semua parameter komponen teknologi produksi kedelai secara simultan agar dampak sinergisnya nyata di tingkat subsistem petani sebagai produsen dan subsistem industri pengolahan sebagai pengguna serta konsumen. Untuk menerapkan strategi ini perlu komitmen dan kebijakan sinergis yang tepat dari pemerintah dengan mengembalikan fungsi BULOG dalam tata niaga kedelai dan memberikan insentif harga kepada petani dan pengrajin olahan kedelai bila terjadi fluktuasi harga, analog dengan negara maju yang memberlakukan proteksi harga terhadap petaninya. Dengan menggunakan model simulasi sistem dinamik swasembada kedelai, diperoleh 15 skenario menuju swasembada kedelai yang sesuai dengan agroekosistem daerah yang pernah menjadi sentra produksi kedelai. Berdasarkan verifikasi model simulasi menggunakan data produksi kedelai nasional tahun 2009-2010, terpilih skenario swasembada kedelai nomor 4, yang terdiri dari kombinasi input program perluasan areal (PPA) 15%/tahun, laju peningkatan produktivitas (LAJUY) 4%/tahun, sasaran pengurangan hasil pascapanen (KHKDL) 2%, laju peningkatan jumlah penduduk (KB) 1,5%/tahun, dan laju peningkatan konsumsi kedelai (LAJUK) 1,0%/tahun.
Description
Pada tahun ke-7 penerbitan Buletin Iptek Tanaman Pangan, redaksi berusaha untuk lebih mengutamakan artikel tinjauan (review) atau artikel hasil penelitian dengan substansi yang mampu menjawab isu terkini pertanian tanaman pangan. Sejak semula Buletin Iptek Tanaman Pangan diterbitkan mewadahi rangkuman hasil penelitian tanaman pangan, pemikiran dan pembahasan masalah aktual yang mengemuka, atau hasil penelitian yang telah lengkap dan memiliki aplikasi praktis
Keywords
Citation
Collections