Penanganan Pascapanen Padi
| dc.contributor.author | Soemardi | |
| dc.contributor.author | Ridwan Thahir | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-20T16:15:05Z | |
| dc.date.available | 2026-07-20T16:15:05Z | |
| dc.date.issued | 1991 | |
| dc.description.abstract | Penerapan teknologi prapanen saja ternyata belum cukup untuk mendukung upaya pencapaian sasaran kecukupan pangan, peningkatan pendapatan petani, dan pemerataan kesempatan kerja. Upaya tersebut harus didukung oleh pengamanan produksi melalui penerapan teknologi pascapanen. Usaha penyelamatan hasil padi untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kemampuan petani untuk memanen, merawat, mengeringkan, menyimpan, dan memberaskan, serta meningkatkan mutu hasil panen maupun hasil olahan. Teknologi pascapanen dapat mengamankan hasil panen dan mengolah hasil menjadi komoditas bermutu, siap dikonsumsi, selain dapat pula meningkatkan daya guna hasil maupun limbah hasil olahan. Petani melaksanakan proses pengamanan produksi pada tahap paling rawan, yakni panen, perawatan dan pengeringan. Upaya ini lebih banyak ditujukan untuk menyelamatkan hasil panen dari kerusakan daripada mengurangi susut maupun meningkatkan mutu karena masih terbatasnya kemampuan petani, baik dalam penguasaan teknologi, penyediaan sarana, maupun permodalan. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30368 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan | |
| dc.title | Penanganan Pascapanen Padi | |
| dc.type | Article |