PENGARUH INTERVAL APLIKASI DAN WAKTU PENYEMPROTAN PESTISIDA NABATI SERAIWANGI TERHADAP HAMA Helopeltis antonii PADA TANAMAN KАКАО : Volume 25, Nomor 1, Mei 2014

No Thumbnail Available
Date
2014-05-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Pengaruh pengisap interval aplikasi dan waktu penyemprotan pestisida nabati seraiwangi (Cymbopogon nardus) terhadapSumatera Barat.buah Percobaan Helopeltis disusun antonii pada tanaman kakao, telah dilakukan di kebun PT. Inang Sari Kabupaten Agamperlakuan tersebut dalam Rancangan Acak Kelompok dengan delapan perlakuan dan empat ulangan, hari), In2P adalah: In1Pg (interval aplikasi 1 x 1 minggu pagi hari), In1Sr (interval aplikasi 1 x 1 minggu sore aplikasi 1 x 3 (interval minggu aplikasi 1 x 2 minggu pagi hari),In2Sr (interval aplikasi 1 x 2 minggu sore hari), In3Pg. (intervaldan kontrol pagi hari), In3Sr (.interval aplikasi 1 x 3 minggu sore hari), insektisida deltametrin 1 x 3 minggu Denurunan tanpa pestisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan In1Pg dan In1Sr, memperlihatkan populasi nimfa H. antonii tertinggi dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Nilai efikasinya adalah 95,57% nsektisida (In1Pg), 96,46% (In1Sr), 85,84% (In2Pg), 86,73% (In2Sr), 69,03% (In3Pg) dan 71,68 (In3Sr), sedangkan dengan n1Pg deltametrin, penurunan populasi 100% pada pengamatan enam minggu setelah aplikasi (MSA6). Perlakuan m2Sr 93,44%, dan In1Sr juga menunjukkan penurunan populasi imago H. antonii tertinggi 100%, kemudian diikuti perlakuan plikasi (MSA8), In2Pg 91,80%, In3Sr 72,13% dan terendah pada perlakuan In3Pg (68,85%) pada delapan minggu setelah erusakan buah terendahsedangkan pada perlakuan deltametrin, penurunan populasi imago sudah 100% pada MSA6. tensitas terdapat pada perlakuan deltametrin dan kerusakan buah tertinggi terdapat pada kontrol, 18,36%),In1Sr kerusakan (17,98%), buah In2P masing-masing pada ahkir pengamatan sebagai berikut; deltametrin (15,32%), In1Pg (21,43%), In2Sr (23,19%), In3Pg (28,92%), In3Sr (29,61%) dan kontrol (39,34%).
Description
Keywords
Citation