AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG Calophyllum pulcherrimum, C. soulattri DAN C. teysmannii:Volume 29, Nomor 2, Desember 2018
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Kualitas udara yang menurun akibat polusi dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas di dalam tubuh. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas sehingga bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu tanaman yang merupakan sumber antioksidan alami yaitu bintangur (Calophyllum spp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan terbaik dari ekstrak etanol kulit batang tiga spesies bintangur baik ekstrak tunggal maupun kombinasi. Penelitian dilaksanakan sejak September sampai Desember 2017 di Laboratrorium Kimia Bahan Alam, Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong, Jawa Barat. Percobaan terdiri atas tujuh perlakuan diulang tiga kali. Perlakuan terdiri atas ekstrak etanol kulit batang a) Calophyllum pulcherrimum (CP), b) C. soulattri (CS), c) С. teysmannii (CT), d) kombinasi C. pulcherrimum dan C. soulattri (CP+CS), e) kombinasi C. pulcherrimum dan C. teysmannii (CP+CT), f) kombinasi C. soulattri dan C. teysmannii (CS+CT), dan g) kombinasi C. pulcherrimum, C. soulattri dan C. teysmannii (CP+CS+CT) dengan perbandingan masing-masing ekstrak 1: 1 untuk perlakuan yang menggunakan dua kombinasi serta 1: 1: 1 untuk perlakuan yang menggunakan tiga kombinasi. Uji antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Uji kadar fenol dan flavonoid total masing-masing berdasarkan pada reaksi reagen Follin-Ciocalteu dan aluminium klorida. Hasil pengujian menunjukkan kombinasi ekstrak etanol kulit batang bintangur memiliki aktivitas antioksidan, kadar fenol dan flavonoid total yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak tunggalnya. Perlakuan CP+CS+CT memiliki nilai IC50 terendah sebesar 3,12 mg.l¹ sehingga berpotensi sebagai sumber antioksidan alami.