Penyakit Bakteri Padi dan Cara Pengendaliannya
No Thumbnail Available
Date
2008-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri merupakan salah satu kendala utama dalam usaha budidaya tanaman padi (Oryza sativa L.) yang berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit bakteri utama yang menyerang tanaman padi, memahami mekanisme infeksinya, serta merumuskan strategi pengendalian yang efektif dan berkelanjutan. Berdasarkan kajian literatur dan pengamatan di lapangan, penyakit bakteri utama yang sering ditemukan meliputi Hawa Daun Bakteri (HDB) atau bacterial leaf blight (Xanthomonas oryzae pv. oryzae), garis daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzicola), serta busuk pelepah atau akar yang disebabkan oleh Pseudomonas spp. dan Burkholderia glumae. Pengendalian penyakit bakteri membutuhkan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menggabungkan penggunaan varietas unggul tahan penyakit, praktik agronomis yang tepat (seperti pengaturan jarak tanam dan pemupukan nitrogen terukur), pemanfaatan agen hayati (seperti Trichoderma spp. atau Bacillus spp.), serta aplikasi bakterisida berbahan aktif tembaga sebagai langkah terakhir. Penerapan PHT secara konsisten terbukti efisien dalam menekan laju infeksi dan menjaga produktivitas tanaman padi.
Abstract
Rice (Oryza sativa L.) is a vital staple crop essential for global food security, yet its production is significantly threatened by various bacterial diseases. Among the most destructive are Bacterial Leaf Blight caused by Xanthomonas oryzae pv. oryzae and Bacterial Grain Rot caused by Burkholderia glumae, which can lead to severe yield losses if left unmanaged. This paper synthesizes current knowledge on key rice bacterial pathogens, their symptomatology, epidemiological factors, and potential management strategies. Effective control relies on an Integrated Pest Management (IPM) approach, combining the use of disease-resistant varieties, proper cultural practices (such as balanced fertilization and optimal water management), biological control agents, and targeted chemical applications. Enhancing sustainable control measures and promoting early disease detection are essential to mitigate the impact of bacterial outbreaks and ensure sustainable rice production.
Description
32 p.; tab.