PERAWATAN DAN PERBAIKAN RICE MILLING UNIT PADA PRODUKSI BERAS ORGANIK DI GABUNGAN KELOMPOK TANI SIMPATIK DESA MEKARWANGI KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT
| dc.contributor.other | Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia | en_US |
| dc.date.accessioned | 2022-12-05T08:12:33Z | |
| dc.date.available | 2022-12-05T08:12:33Z | |
| dc.date.issued | 2022-09-21 | |
| dc.description.abstract | PROPOSAL PKL 2.2019.TAP.PENDAHULUAN.Padi merupakan tanaman pangan utama yang dikonsumsi secara umum oleh masyarakat Indonesia. Produksi padi di Indonesia pada tahun 2021 adalah sebesar 55,27 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan rendemen giling rata-rata 57,3%, maka produksi beras pada tahun 2021 berkisar 31,69 juta ton dan hasil tersebut mengalami kenaikan sebanyak 1,14 persen dibandingkan tahun 2020 (BPS, 2021) . Dari sisi konsumsi, konsumsi beras per kapita Indonesia tergolong besar yaitu sebesar 124,46 kg/tahun (SRD, 2021) lebih besar dibandingkan dengan Filipina yang hanya 103,25 kg/tahun (Arcalas, 2021) dan Singapura hanya 79,9 kg/tahun(Anonim, 2020). Mengingat pentingnya komoditas beras di Indonesia maka perlu upaya untuk menjaga ketersediaan beras. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan penerapan teknologi pascapanen, karena penerapan pascapanen dapat mengurangi susut hasil. Menurut Purwanto (2011) susut pascapanen padi mencapai 20,51%, yang terdiri dari kehilangan saat pemanenan 9,52%, perontokan 4,78%, pengeringan 2,13%, dan penggilingan 2,19%. Jika dikonversikan terhadap produksi padi nasional yang mencapai 54,34 juta ton, kehilangan hasil tersebut setara dengan Rp15 triliun lebih (Purwanto 2011). Salah satu kegiatan pascapanen/pengolahan yang penting dalam penyediaan beras adalah proses penggilingan padi. Dalam proses ini terjadi perubahan bentuk dari padi menjadi beras yang siap diolah lebih lanjut dan dikonsumsi. Di Indonesia dikenal beberapa jenis penggilingan padi yaitu husker, mesin penggiling padi berjalan dan Rice Milling Unit. Rice Milling Unit (RMU) atau mesin penggiling padi merupakan mesin yang dibutuhkan untuk memisahkan beras dari gabah, RMU terdiri dari satu rangkaian unit penggiling yang terdiri dari unit pengupas, penyosoh, dan pemisah sekam (Nofriadi, 2012). RMU banyak digunakan oleh pengusaha penggilingan beras karena mampu meningkatkan produksi beras dengan efisiensi dan efektifitas waktu kerja yang baik. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/18343 | |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia | en_US |
| dc.subject | Rice Milling Unit,Husker,Separator | en_US |
| dc.title | PERAWATAN DAN PERBAIKAN RICE MILLING UNIT PADA PRODUKSI BERAS ORGANIK DI GABUNGAN KELOMPOK TANI SIMPATIK DESA MEKARWANGI KECAMATAN CISAYONG KABUPATEN TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT | en_US |
| dc.type | Working Paper | en_US |