Penelitian pendahuluan tentang penyusutan bobot buah terong KB var. KDL setelah dipanen : buletin littro Volume 3 No.1,1988 hlmn : 21-25
| dc.contributor.author | ACHMAD ABDULLAH | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-31T03:05:18Z | |
| dc.date.available | 2026-08-31T03:05:18Z | |
| dc.date.issued | 1988-06-01 | |
| dc.description.abstract | Pengolahan buah Solanum khasimum var. KDL. men- judi glikoalkaloid dan selanjutnya menjadi solasodin sulit di- lakukan di lokasi pertanaman. Oleh karena itu buah-buah hasil panen terpaksa disimpan untuk menunggu pengangkut an ke tempat pengolahan/pengeringan. Hal ini menimbul kan penyusutan bobot buah yang dapat merugikan petani penanam. Penelitian pendahuluan telah dilakukan di KP Manoko, Lembang, Jawa Barat (1 200 m dpl). Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah penyusutan bobot buah ini, melalui pendekatan cara panen, yaitu (A) digunting dan (B) dicopot/ditarik, masing-masing pada 5 warna tingkat kemasakan, yaitu hijau tua (HT), hijau kekuningan (HK), ku- ning kehijauan (KH), kuning (K) dan kuning tua/kecoklatan (KT). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dengan cara mencopot/menarik (B, sehingga pangkal buah terluka) me- nimbulkan penyusutan bobot buah cukup tinggi, yaitu praktis 3.5 kali dari pada (A) cara digunting (23.774 vs 6.32%). Walaupun antar berbagai tingkat kemasakan tidak berbeda nyata, namun pemetikan buah yang berwarna hijau tua (HT) dan atau kuning (K) penyusutan bobot buahnya cenderung paling kecil (digunting 5.44% dan dicopot 20.96%). | |
| dc.identifier.issn | 0215-0824 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31468 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat | |
| dc.relation.ispartofseries | Volume 3; No 1,1988 | |
| dc.title | Penelitian pendahuluan tentang penyusutan bobot buah terong KB var. KDL setelah dipanen : buletin littro Volume 3 No.1,1988 hlmn : 21-25 | |
| dc.type | Article |