PENGARUH PUPUK N DAN P TERHADAP PRODUKSI DAN VIABILITAS BENIH PURWOCENG (Pimpinella pruatjan Molkenb.)
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Informasi tentang perbenihan purwoceng belum banyak diketahui, khususnya teknik produksi dan mutu benih purwoceng akibat pengaruh beberapa dosis pupuk N dan P. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian pengaruh dosis pupuk N dan P yang tepat untuk meningkatkan produksi dan mutu benih purwoceng. Penelitian dilakukan di K.P. Gunung Putri, (Jawa Barat), dari bulan Januari sampai bulan Desember 2006. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan, yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama 3 taraf pupuk N (ZA): 0 N (0 g ZA/pot), 0,42 N(2 g ZA/pot), dan 0,84N(4 g ZA/pot). Faktor kedua adalah 3 taraf pemberian pupuk P (0 P (0g SP36/pot), 0,36 P
(1g SP36/pot), dan 0,72 P (2g SP 36/pot). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan tanaman (diameter rumpun dan jumlah daun) faktor produksi (waktu berbunga, waktu panen, jumlah tandan, jumlah buah pertandan, dan bobot panen serta mutu benih (daya berkecambah, kecepatan berkecambah, keserempakan tumbuh dan bobot kering kecambah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk N dengan dosis 0,84 g ZA/pot nyata meningkatkan pertumbuhan vegetatif (jumlah daun, diameter tajuk, panjang pelepah dan jumlah pelepah) tanaman purwoceng. Pemberian P tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman purwoceng. Dosis pemupukan N dan P tidak berpengaruh nyata terhadap produksi per tanaman, bobo 100 butir dan viabilitas benih purwoceng