Persepsi Petani terhadap Teknologi Usaha Tani Organik dan Niat untuk Mengadopsinya

Loading...
Thumbnail Image
Date
2015-11-10
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
IAARD Press
Abstract
Pertanian organik memiliki prospek pasar yang cerah di masa mendatang, tetapi tingkat adopsinya terbilang masih lambat. Terkait dengan hal ini, persepsi petani terhadap karakteristik inovasi adalah faktor yang sangat penting. Jika petani mempersepsikan bahwa sebuah inovasi akan memberikan keuntungan maka proses adopsi akan lebih mudah dan terjadi sebaliknya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi petani tentang kemanfaatan, kemudahan penggunaan, dan tingkat risiko dari pertanian organik, serta hubungan dengan perilaku niat untuk mengadopsi teknologi pertanian organik. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan responden sebanyak 600 orang petani padi. Responden dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu petani semiorganik dan konvensional. Data digali melalui kuesioner terstruktur dengan wawancara tatap muka. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara manfaat yang dirasakan dan niat petani untuk adopsi (r = 0,512; 0,717, p = 0,00). Persepsi kemudahan penggunaan dan perilaku niat juga menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan (r = 0,465; 0,701, p = 0,00). Sementara itu, antara persepsi terhadap risiko dan niat juga ada hubungan negatif dan signifikan terhadap niat untuk adopsi (r = -0,279; -0,546, p = 0,00). Kesimpulannya, petani memiliki persepsi yang positif tentang manfaat dan kemudahan penggunaan, serta risiko terhadap teknologi pertanian organik. Dukungan dari beberapa pihak untuk menyosialisasikan keunggulan pertanian sangat diperlukan mendorong petani terlibat dalam praktik pertanian organik
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A01 Agriculture - General aspects/Pertanian Aspek Umum
Citation